Gubernur Sulteng Gandeng Kemendes PDT, Fokus Bangun Desa Lewat Digitalisasi dan Infrastruktur

Gubernur Sulteng Gandeng Kemendes PDT, Fokus Bangun Desa Lewat Digitalisasi dan Infrastruktur

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid di Kemendes PDT, Jakarta.-Foto: Instagram/anwarhafid14-

Jakarta, Disway.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) membuka babak baru dalam upaya percepatan pembangunan desa. Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mengungkapkan hasil positif dari pertemuannya dengan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Yandri Susanto, yang sepakat menjalin kolaborasi strategis untuk memajukan desa-desa di wilayah Sulteng.

"Alhamdulillah pertemuan dengan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Bapak @yandri_susanto membuahkan hasil baik. Pak Menteri sepakat berkolaborasi membangun desa di Sulawesi Tengah. Kesepakatan ini menjadi langkah konkret untuk mendorong kemajuan desa melalui solusi yang tepat dan berkelanjutan," kata Anwar dikutip dari Instagramnya, Selasa (20/1/2026)

Anwar Hafid menjelaskan, kerja sama tersebut diarahkan pada tiga isu utama yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak masyarakat desa. Ketiga fokus tersebut meliputi penguatan digitalisasi desa, pemerataan aliran listrik dan akses internet, serta penyediaan lahan untuk pengembangan Koperasi Desa Merah Putih.

"Perlu saya sampaikan, kolaborasi ini difokuskan pada tiga isu besar yakni digitalisasi desa, pemerataan aliran listrik dan akses internet, serta penyediaan lahan untuk Koperasi Desa Merah Putih."

Dalam pertemuan itu, Gubernur Sulteng dan Menteri Desa PDT berdiskusi secara langsung mengenai arah pembangunan desa yang lebih progresif dan berkelanjutan. Pemerintah Provinsi Sulteng datang dengan membawa sejumlah persoalan nyata yang dihadapi desa, sekaligus menawarkan langkah konkret untuk menjawab tantangan tersebut.

"Bersama Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Bapak @yandri_susanto kami berdiskusi langsung tentang arah pembangunan desa yang lebih maju dan mandiri. Kedatangan kami ke kementerian membawa tiga isu besar yang menjadi kebutuhan nyata masyarakat desa hari ini," terangnya.

Anwar Hafid menegaskan, desa harus ditempatkan sebagai motor penggerak pembangunan daerah. Dengan dukungan infrastruktur dasar, konektivitas digital, serta penguatan kelembagaan ekonomi desa, ia optimistis desa mampu tumbuh menjadi pusat ekonomi baru yang menyejahterakan warganya.

"Mulai dari digitalisasi desa, pemerataan aliran listrik dan akses internet, hingga ketersediaan lahan untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Desa harus menjadi pusat pertumbuhan baru secara ekonomi, terkoneksi secara teknologi, dan mampu menggerakkan kesejahteraan warganya. Dari desa, kita bangun Sulawesi Tengah yang lebih berdaya dan berkeadilan," tuturnya.

Kolaborasi antara Pemprov Sulteng dan Kemendes PDT ini diharapkan segera ditindaklanjuti dalam bentuk program nyata, sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat desa di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.

Sumber:

Berita Terkait