Gubernur Sulteng Kumpulkan 22 Tenant IMIP, Tekankan Komitmen Serius Jaga Lingkungan
Pemprov Sulteng menegaskan komitmennya dalam memastikan pertumbuhan industri berjalan seimbang dengan perlindungan lingkungan.-Foto: Instagram/anwarhafid14-
Palu, Disway.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) menegaskan komitmennya dalam memastikan pertumbuhan industri berjalan seimbang dengan perlindungan lingkungan. Hal tersebut ditegaskan Gubernur Sulawesi Tengah saat menggelar pertemuan bersama 22 tenant perusahaan yang aktif beroperasi di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).
Dalam pertemuan itu, para pelaku industri diajak menyatukan persepsi, dan komitmen untuk membenahi berbagai persoalan lingkungan yang muncul seiring pesatnya aktivitas industri di kawasan tersebut.
"Hari ini saya mengumpulkan 22 tenant perusahaan yang aktif beroperasi di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) untuk menyatukan komitmen membenahi persoalan lingkungan. Pertumbuhan industri harus berjalan seiring dengan tanggung jawab menjaga alam dan ruang hidup masyarakat," kata Anwar dikutip dari akun Instagramnya, Selasa (20/1/2026).
Anwar menegaskan, Sulawesi Tengah pada prinsipnya terbuka terhadap masuknya investasi. Namun, pemerintah daerah hanya akan mendorong investasi yang berjalan sesuai aturan, menjunjung kepatuhan hukum, serta memiliki kepedulian nyata terhadap kelestarian lingkungan.
"Sulawesi Tengah terbuka terhadap investasi. Namun yang kami dorong adalah investasi yang tertib, patuh aturan, dan aktif menjaga lingkungan. Pembangunan tidak boleh meninggalkan kerusakan, karena masa depan daerah ini harus tumbuh secara berkelanjutan dan berkeadilan," katanya.
Ia menilai, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari nilai investasi dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana industri mampu menjaga keseimbangan ekosistem dan melindungi ruang hidup masyarakat sekitar.
Melalui pertemuan ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap seluruh tenant di kawasan IMIP dapat meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan, memperbaiki tata kelola limbah, serta berperan aktif dalam menciptakan pembangunan industri yang ramah lingkungan dan berorientasi jangka panjang.
Sumber: