Anwar Hafid Pimpin Gerakan 1 Hari 1 Juz, Ajak ASN Sulteng Perkuat Iman di Bulan Ramadan

Anwar Hafid Pimpin Gerakan 1 Hari 1 Juz, Ajak ASN Sulteng Perkuat Iman di Bulan Ramadan

Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid.-Foto: Instagram/anwarhafid14-

Palu, Disway.id - Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid, kembali menguatkan komitmennya dalam membangun budaya religius di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui gerakan “1 Hari 1 Juz” selama bulan Ramadan.

Sebagai tindak lanjut dari gerakan tersebut, Anwar Hafid memimpin langsung kegiatan mengaji bersama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sulawesi Tengah usai Sholat Zuhur. Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai spiritual di tengah rutinitas tugas pemerintahan.

“Menindaklanjuti gerakan 1 hari 1 juz kemarin, siang ini, saya melaksanakan ngaji bersama seluruh ASN Pemprov selepas Sholat Zuhur. Momen kebersamaan ini bukan sekadar rutinitas, tapi penguat iman dan pengingat bahwa pengabdian kepada masyarakat harus sejalan dengan ikhtiar memperbaiki diri," tulis Anwar dalam caption yang dikutip dari Instagram, Minggu (22/2/2026).

Menurutnya, gerakan 1 hari 1 juz terus dijalankan dengan target khatam Al-Qur’an selama Ramadan. Ia berharap kebiasaan ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan menjadi budaya positif yang tertanam dalam keseharian ASN.

“Gerakan 1 hari 1 juz terus dijalankan dengan target khatam Al-Qur’an selama Ramadan. Semoga kebiasaan baik ini menumbuhkan kedisiplinan, keikhlasan, serta membawa keberkahan bagi pelayanan kita kepada masyarakat,” terangnya.

Program tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan warganet. Beragam komentar bernada doa dan apresiasi mengalir, mulai dari ucapan “MasyaAllah Tabarakallah” hingga harapan agar kepemimpinan yang religius ini membawa keberkahan bagi Sulawesi Tengah.

Tak sedikit pula yang mengapresiasi sikap rendah hati gubernur yang tetap mau belajar dan memperbaiki bacaan Al-Qur’an. Bagi mereka, keteladanan seorang pemimpin dalam hal keagamaan menjadi motivasi tersendiri bagi masyarakat.

Melalui gerakan ini, Pemprov Sulawesi Tengah tidak hanya menekankan kinerja administratif, tetapi juga pembinaan mental dan spiritual aparatur. Ramadhan pun dijadikan momentum untuk menyelaraskan pengabdian kepada masyarakat dengan peningkatan kualitas diri sebagai pribadi dan pelayan publik.

Sumber: