Wagub Sulteng Pastikan Honor Tenaga Honorer Tetap Dibayarkan pada 2026

Wagub Sulteng Pastikan Honor Tenaga Honorer Tetap Dibayarkan pada 2026

Wagub Sulteng Reny A Lamadjido didampingi Kabag Perencanaan Moh Rival, Kabag MKP Moh Riyan, Kabid Anggaran Adiguna, dan Kabag Protokol Zurkarnain.-Foto: sultengprov.go.id-

Palu, Disway.id - Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Lamadjido, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah tetap berkomitmen membayarkan honor bagi tenaga honorer. Saat ini, proses pembayaran tersebut sedang berjalan di masing-masing perangkat daerah.

Pernyataan itu disampaikan Wagub sebagai respons atas isu yang beredar di media sosial yang menyebutkan bahwa honor tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah tidak akan dibayarkan pada tahun 2026.

“Adik-adik honorer di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah tidak usah takut dan tidak perlu resah. Insya Allah semuanya akan dibayarkan. Saat ini prosesnya sedang berjalan,” ujarnya dikutip, Kamis (12/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa tenaga honorer yang akan tetap menerima pembayaran adalah mereka yang telah lama bekerja di lingkungan Pemprov Sulteng namun belum berhasil lulus dalam seleksi CPNS maupun PPPK, termasuk skema PPPK paruh waktu. Selama tenaga mereka masih dibutuhkan untuk mendukung jalannya pelayanan pemerintahan, pemerintah daerah akan tetap memperhatikan keberlanjutan pekerjaan mereka.

“Yang akan dibayarkan adalah tenaga honorer yang sudah lama bekerja tetapi belum lulus CPNS maupun PPPK, sementara tenaga mereka masih dibutuhkan oleh pemerintah daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wagub menyampaikan bahwa mekanisme pembayaran honor akan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku melalui skema kerja sama dengan pihak ketiga atau outsourcing. Skema ini menjadi bagian dari penyesuaian terhadap kebijakan penataan tenaga non-ASN.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub turut didampingi Kabag Perencanaan Moh Rival, Kabag MKP Moh Riyan, Kabid Anggaran Adiguna, serta Kabag Protokol Zurkarnain.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah juga mengimbau para tenaga honorer agar tetap tenang dan bersabar sambil menunggu proses pembayaran yang saat ini masih berlangsung.

 

Sumber: