Sigi Usulkan Perbaikan Irigasi untuk Produktivitas Pertanian
--
Disway,sulteng.id - Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), menyebutkan sudah mengusulkan perbaikan sejumlah infrastruktur irigasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian di daerah tersebut.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Sigi Afit Lamakarate mengatakan perbaikan irigasi bertujuan untuk mengatasi kendala debit air yang sering berkurang saat memasuki musim kemarau.
"Untuk tahun 2026 targetnya ada 30 titik irigasi yang diperbaiki yang merupakan hasil kerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III," kata Afit saat dihubungi awak media di Sigi, Jumat.
Ia mengatakan peralihan dari irigasi manual ke irigasi teknis berbasis beton sangat penting disebabkan karakteristik tanah di Sigi yang bersifat aluvial.
Menurut dia, jenis tanah tersebut sangat cepat meresap air sehingga dibutuhkan saluran permanen agar air sampai ke titik lahan pertanian terjauh.
"Tentunya jika pembangunan irigasi teknis yang permanen, air akan lebih tahan dan tetap mengalir meskipun debit air sungai sedang kecil," ujar dia.
Ia mengatakan pemerintah daerah sudah menyiapkan sumur dalam atau sumur pompa bagi lahan-lahan pertanian di wilayah perbukitan.
"Dengan menggunakan sumur pompa dinilai efektif dan membantu di titik lahan perbukitan yang selama ini tidak bisa dijangkau jaringan irigasi teknis," ujar dia.
Afit menyebutkan dinas sudah mengusulkan pembangunan bendungan baru kepada pemerintah pusat untuk memperkuat sistem pengairan di Kabupaten Sigi.
"Pembangunan infrastruktur pengairan yang memadai diharapkan bisa menjamin keberlangsungan masa tanam petani sepanjang tahun," katanya.
Berdasarkan catatan Pemerintah Kabupaten Sigi, luas lahan pertanian dan hasil validasi Luas Baku Sawah (LBS) di Sigi hingga Desember 2024 mencapai 15.280 hektare.
Sumber: