Program “Berani Berdering” Digeber, Kominfo Sulteng Pacu Internet Masuk Desa hingga Pelosok
Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Provinsi Sulawesi Tengah melalui Bidang Aptika menggelar rapat koordinasi yang melibatkan seluruh kepala dinas Kominfo kabupaten/kota, camat, hingga kepala desa se-Sulteng.-Foto: sultengprov.go.id-
Palu, Disway.id - Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Provinsi Sulawesi Tengah melalui Bidang Aplikasi dan Informatika (Aptika) menggelar rapat koordinasi yang melibatkan seluruh kepala dinas Kominfo kabupaten/kota, camat, hingga kepala desa se-Sulawesi Tengah. Pertemuan ini berlangsung di Aula Gedung BPKAD, Kantor Gubernur di Palu, Senin (13/4/2026), dengan fokus pada implementasi program “Berani Berdering”.
Program tersebut merupakan inisiatif unggulan Gubernur Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, yang dirancang untuk mempercepat pembangunan desa sekaligus menekan angka kemiskinan melalui pemerataan akses internet. Pelaksanaannya melibatkan sinergi antara Dinas Kominfo, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta dukungan anggaran dari BPKAD.
Kepala Dinas Kominfosantik Sulawesi Tengah, Suandi, menekankan pentingnya optimalisasi penggunaan anggaran di tengah keterbatasan. Ia menyebut penyusunan petunjuk teknis (juknis) menjadi langkah penting agar pelaksanaan program berjalan terarah dan transparan.
“Dengan anggaran yang terbatas, kami berharap sarana ini dapat dimanfaatkan secara maksimal. Juknis disusun sebagai pedoman pelaksanaan agar program ini berjalan efektif, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Suandi.
Ia juga menyoroti pentingnya koordinasi yang berkelanjutan antara pemerintah desa, Dinas Kominfo, dan BPKAD agar pemanfaatan anggaran semakin optimal. Dukungan dari APBD desa, menurutnya, dapat memperkuat keberlanjutan program.
“Jika desa memiliki dukungan anggaran, kami harap dapat dikoordinasikan dengan Kominfo agar pelaksanaan program ini semakin kuat dan berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kominfosantik, Wahyu Agus Pratama, menyampaikan bahwa “Berani Berdering” diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan desa berbasis digital, termasuk peningkatan kualitas layanan publik dan kesejahteraan warga.
“Melalui program ini, desa-desa di Sulawesi Tengah diharapkan dapat berkembang lebih cepat dengan dukungan teknologi digital, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Kepala Bidang Aptika, Moh. Rusli, mengungkapkan bahwa hingga kini telah ada sekitar 150 usulan dari desa terkait kebutuhan akses internet. Untuk memperkuat koordinasi, pihaknya akan membentuk grup komunikasi berbasis WhatsApp yang melibatkan Dinas PMD serta Kominfo kabupaten/kota.
Dari sisi infrastruktur, program ini akan memanfaatkan teknologi satelit seperti Starlink. Teknologi ini memungkinkan satu jaringan internet menjangkau hingga tiga titik akses di setiap desa.
“Setiap desa nantinya akan memiliki satu jaringan internet dengan tiga titik akses untuk mendukung aktivitas masyarakat, baik untuk pelayanan publik maupun kebutuhan digital lainnya,” jelasnya.
Melalui langkah ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah optimistis pemerataan akses digital dapat segera tercapai, sekaligus menjadi fondasi penting dalam mendorong transformasi digital hingga ke tingkat desa.
Sumber: