Kejurnas Drag Bike–Race di Palu Dorong Ekonomi dan Edukasi Generasi Muda

Kejurnas Drag Bike–Race di Palu Dorong Ekonomi dan Edukasi Generasi Muda

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mendorong penyelenggaraan ajang otomotif berskala nasional sebagai upaya menggerakkan ekonomi daerah sekaligus menjadi sarana edukasi bagi generasi muda.-Foto: disdik.sultengprov.go.id-

Palu, Disway.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) mendorong penyelenggaraan ajang otomotif berskala nasional sebagai upaya menggerakkan ekonomi daerah sekaligus menjadi sarana edukasi bagi generasi muda. Selain menekan praktik balap liar, kegiatan ini juga diarahkan untuk memacu pembangunan fasilitas olahraga permanen di wilayah tersebut.

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, secara resmi membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) BERANI Drag Bike dan Drag Race 2026 di Jalan Sam Ratulangi, Sabtu (18/4/2026). Ajang yang diikuti lebih dari 1.000 peserta ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah.

Menurut Anwar, kejuaraan tersebut tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang luas. "Event ini menggerakkan UMKM, perhotelan, dan berbagai usaha masyarakat. Ke depan, kami berencana membangun sirkuit permanen di kawasan Hutan Kota Palu agar daerah ini siap menjadi tuan rumah ajang otomotif secara rutin," ujarnya.

Rencana pembangunan sirkuit permanen dinilai penting guna meningkatkan aspek keselamatan serta profesionalisme pembalap lokal. Selain itu, fasilitas tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi Sulawesi Tengah di kancah otomotif nasional.

Ketua KONI Sulawesi Tengah, Muhammad Fathur Razaq, turut menyoroti pentingnya olahraga sebagai sarana pembentukan karakter. Ia menilai kejuaraan ini menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan minat sekaligus membangun kedisiplinan dan sportivitas. "Ini adalah kontribusi nyata dalam menyiapkan generasi berprestasi menuju Indonesia Emas 2045," katanya.

Terintegrasi dengan Dunia Pendidikan

Kegiatan ini juga terhubung dengan program pendidikan daerah. Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Tengah, Firmanza DP, menyebut ajang tersebut sebagai solusi konkret untuk mengalihkan pelajar dari balap liar ke lintasan resmi yang lebih aman dan terukur.

Bagi siswa SMK jurusan teknik otomotif, kejuaraan ini berfungsi sebagai sarana pembelajaran langsung di lapangan.

"Siswa dapat melihat langsung proses pengujian performa mesin dan penerapan standar keselamatan kerja (safety). Ini sejalan dengan upaya mencetak lulusan yang mahir secara teori dan memiliki disiplin tinggi," tutur Firmanza.

Kejurnas yang diselenggarakan oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Tengah bersama M Organizer ini membagi perlombaan menjadi dua kategori. Drag bike (motor) digelar pada Sabtu (18/4) dengan sekitar 500 peserta, sementara drag race (mobil) dilaksanakan pada Minggu, 19 April 2026.

Pemisahan jadwal dilakukan untuk menjaga kelancaran serta keamanan lalu lintas di kawasan Jalan Sam Ratulangi yang merupakan salah satu jalur utama di Kota Palu. Panitia juga menyediakan total hadiah mencapai ratusan juta rupiah guna menarik partisipasi pembalap dari berbagai daerah di Indonesia.

Sumber: