Pemkab Sigi Rampungkan 103 Hektare Program Cetak Sawah Baru
Petani tengah menanam padi di sawah. -Foto: Antara-
Palu, Disway.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah, menyatakan progres program cetak sawah baru di wilayah Kabupaten Sigi telah mencapai 103 hektare dari total lahan yang ditargetkan pada tahap awal pelaksanaan.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Sigi, Afit Lamakarate mengatakan pada tahap pertama program, luas lahan yang masuk proses tender awal mencapai 303 hektare. Namun setelah dilakukan adendum, luasnya menjadi 288 hektare.
"Jadi tahap satu kan masuk tender sebesar 303 hektare dan masuk adendum jadi 288 hektare dan yang selesai hanya 103 hektare," kata Afit saat ditemui di Kalukubula, Rabu (6/5/2026).
Ia menjelaskan, dari total lahan yang sudah selesai dikerjakan tersebut, baru sekitar 30 hektare yang siap ditanami.
"Yang sudah siap tanam itu baru 30 hektare," ujarnya.
Menurut Afit, pemerintah daerah bersama kelompok tani dan para penyuluh pertanian tetap berkomitmen melanjutkan program cetak sawah baru guna mendukung peningkatan produksi pangan di Kabupaten Sigi.
"Pemerintah daerah tetap terus mendorong yang sudah di land clearing (pembukaan lahan) dan land leveling (perataan lahan) dilanjutkan hingga siap tanam," katanya.
Meski demikian, ia mengakui program tersebut masih menghadapi sejumlah kendala, terutama persoalan pengairan di beberapa wilayah pengembangan sawah baru.
"Jadi walaupun selesai cetak sawahnya tapi pengairan tidak ada maka tidak bisa tanam, sementara untuk bagian wilayah atas seperti Wongkodono Kecamatan Lindu juga terkendala air sehingga memang persoalan pengairan ini menjadi tantangan tersendiri dalam program cetak sawah baru ini," jelasnya.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkab Sigi telah mengusulkan pembangunan saluran irigasi melalui Balai Wilayah Sungai Sulawesi III pada tahun 2026.
"Di program Kementerian Pertanian melalui BWS Sulawesi III tahun 2026 mengusulkan 70 pembuatan saluran irigasi termasuk titik cetak sawah baru di Sigi," ungkapnya.
Selain tahap pertama, program cetak sawah baru tahap kedua juga mulai berjalan dengan target pembukaan lahan mencapai 900 hektare.
"Tahap dua nya juga sudah sedang tender, karena kita masih ada sisa sekitar 900 hektare. Kami sepakat yang dibayarkan adalah sesuai volume yang dikerjakan. Jadi teman-teman TNI tidak bisa menyerap 100 persen anggaran cetak sawah baru di Sigi bahkan mengembalikan pengembalian karena tidak mencapai target luas yang sudah ditentukan," pungkasnya.
Diketahui, lokasi pengembangan cetak sawah baru di Kabupaten Sigi tersebar di beberapa kecamatan, yakni Kecamatan Lindu, Dolo Selatan, Dolo, Sigi Kota, dan Marawola.
Sumber: