Pemprov Sulteng Perkuat Keterbukaan Informasi, Siapkan Layanan Aduan 24 Jam
Kepala Dinas Kominfosantik Sulteng, Wahyu Agus Pratama.-Foto: sultengprov.go.id-
Palu, Disway.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik melalui penguatan sistem layanan informasi dan pengaduan masyarakat berbasis digital. Pemerintah daerah terus mendorong transparansi informasi di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
"Pemprov Sulteng sangat mendukung keterbukaan informasi publik," kata Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfosantik) Sulteng, Wahyu Agus Pratama dilansir Antara, Sabtu (16/5/2026).
Ia menjelaskan setiap OPD di lingkungan Pemprov Sulteng telah memiliki Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) sebagai PPID pelaksana, sementara PPID utama berada di Diskominfosantik Sulteng.
Menurut Wahyu, keberadaan PPID menjadi kewajiban bagi setiap badan publik untuk memudahkan masyarakat memperoleh data, informasi, maupun publikasi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).
Ia menuturkan badan publik wajib memberikan jawaban atau pemberitahuan tertulis atas permohonan informasi paling lambat 10 hari kerja sejak permohonan diterima.
Apabila informasi yang diminta masih memerlukan pertimbangan khusus atau belum terdokumentasi secara lengkap, maka waktu pelayanan dapat diperpanjang selama tujuh hari kerja berikutnya dengan pemberitahuan resmi kepada pemohon.
Selain penguatan PPID, Pemprov Sulteng juga menghadirkan layanan Command Center “BERANI Samporoa” sebagai pusat pengelolaan laporan dan pengaduan masyarakat berbasis digital.
Menurut Wahyu, layanan tersebut menjadi bagian dari transformasi digital pelayanan publik agar masyarakat dapat memperoleh layanan yang lebih cepat, transparan, dan responsif.
"Layanan Comand Center terbuka selama 1x24 jam," ujarnya.
Pemprov Sulteng saat ini juga tengah mengkaji pembentukan juru bicara pemerintah daerah guna memperkuat koordinasi penyampaian informasi kepada publik.
"Kami sedang menyiapkan formula untuk juru bicara pemprov, agar lebih terkoordinasi dengan baik," katanya.
Sumber: