Banjir Rendam 4 Desa di Morowali, Bupati Murka: Semua Got Ditutup!

Banjir Rendam 4 Desa di Morowali, Bupati Murka: Semua Got Ditutup!

BPBD Provinsi Sulawesi Tengah mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut.-Foto: ANTARA/HO-BPBD Sulteng-

Morowali, Disway.id - Banjir melanda empat desa di Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, sejak Minggu (24/5/2026) setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Empat desa terdampak yakni Desa Mendui, Desa Bahoruru, Desa Bente, dan Desa Matansala. Luapan air merendam permukiman warga hingga badan jalan dengan ketinggian mencapai sekitar 80 sentimeter.

Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf langsung menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat menangani dampak banjir dan mengantisipasi banjir susulan.

“Pentingnya langkah cepat dan kolaborasi lintas dinas untuk mengantisipasi dampak banjir agar tidak semakin merugikan masyarakat. Saya pergi tadi pagi mengecek, bagaimana tidak mau banjir, semua gotnya ditutup," katanya dilansir, Senin (25/5/2026).

Ia meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Morowali segera mengambil langkah darurat tanpa menunggu proses anggaran apabila situasi mendesak.

Iksan juga memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk bekerja sama dalam penanganan banjir di lapangan, termasuk penggunaan alat berat.

“Saya berikan perintah untuk bagian bencana agar mengantisipasi banjir. Dinas terkait, ini bencana, pinjam itu ekskavator DLH, PU bekerja sama semua,” ujarnya.

Menurutnya, penanganan bencana tidak bisa dilakukan secara terpisah dan membutuhkan koordinasi lintas dinas agar proses penanganan berjalan cepat dan maksimal.

Ia menegaskan keselamatan warga harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah dalam menghadapi situasi bencana.

“Antisipasi itu jangan tunggu anggaran baru eksekusi, jangan sampai menyengsarakan orang lain,” tegasnya.

Sementara itu, BPBD Provinsi Sulawesi Tengah melaporkan banjir menyebabkan sejumlah ruas jalan sepanjang kurang lebih dua kilometer sulit dilalui kendaraan roda dua akibat derasnya arus air.

Petugas BPBD Sulawesi Tengah bersama BPBD Kabupaten Morowali juga telah melakukan asesmen di lokasi terdampak dan mengevakuasi warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai guna mengantisipasi banjir susulan.

Sumber: