Ribuan Napi di Sulteng Kebagian Daging Kurban, Ditjenpas Tebar Kepedulian di Hari Raya
Kanwil Ditjenpas Sulteng menyalurkan daging kurban kepada ribuan warga binaan pemasyarakatan (WBP) di sejumlah lapas dan rumah tahanan pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.-Foto: ANTARA/HO-Kanwil Ditjenpas Sulteng-
Palu, Disway.id - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah (Kanwil Ditjenpas Sulteng) menyalurkan daging kurban kepada ribuan warga binaan pemasyarakatan (WBP) di sejumlah lapas dan rumah tahanan pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Kepala Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan kebersamaan di lingkungan pemasyarakatan.
“Idul Adha bukan hanya tentang ibadah kurban, tetapi juga tentang berbagi dan memperkuat nilai kemanusiaan. Kami ingin warga binaan tetap merasakan perhatian, kebersamaan, dan kehangatan di hari raya,” ujarnya dilansir Antara, Kamis (29/5/2026).
Menurut Bagus, puluhan hewan kurban berupa sapi dan kambing disembelih lalu didistribusikan kepada warga binaan, anak binaan, keluarga warga binaan, pegawai, hingga masyarakat sekitar lapas dan rutan.
Ia menyebut keterlibatan berbagai pihak dalam penyaluran hewan kurban menunjukkan dukungan nyata terhadap proses pembinaan di lingkungan pemasyarakatan Sulawesi Tengah.
Di Lapas Kelas IIA Palu, dua ekor sapi disembelih. Hewan kurban tersebut berasal dari Koperasi Lapas Palu dan bantuan Bank BRI yang kemudian dibagikan kepada 610 penerima manfaat.
Sementara itu, Lapas Kelas IIB Ampana menerima seekor sapi bantuan Wakil Ketua MPR RI Abcandra Muhammad Akbar Supratman untuk dibagikan kepada warga binaan dan masyarakat sekitar.
Lapas Kelas IIB Luwuk juga menerima satu ekor sapi hasil kurban pegawai lapas serta satu ekor kambing dari masyarakat. Sedangkan di Lapas Kelas IIB Toli-Toli, seekor sapi bantuan PT Golden Marine Jaya dibagikan kepada warga binaan.
Untuk Lapas Kelas III Kolonodale dan Lapas Kelas III Leok, hewan kurban berasal dari partisipasi pegawai sebagai bentuk solidaritas internal.
Di Lapas Kelas III Parigi, bantuan hewan kurban datang dari Polres Parigi Moutong dan Bank BRI Cabang Parigi yang menjangkau ratusan penerima manfaat.
Sementara itu, Lapas Perempuan Kelas III Palu menyalurkan daging kurban kepada 226 warga binaan perempuan serta masyarakat sekitar.
Di LPKA Kelas II Palu, dua ekor sapi bantuan Gubernur Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kota Palu dibagikan kepada anak binaan, keluarga mereka, masyarakat sekitar, dan pegawai.
Kegiatan serupa juga berlangsung di Rutan Kelas IIA Palu, Rutan Kelas IIB Donggala, hingga Rutan Kelas IIB Poso dengan dukungan dari pemerintah daerah, perbankan, pegawai, dan warga binaan.
Selain itu, Balai Pemasyarakatan Kelas I Palu turut menyembelih dua ekor sapi hasil partisipasi pegawai untuk dibagikan kepada puluhan penerima manfaat.
Sumber: