BKD Sulteng Potong 7 Hewan Kurban, Perkuat Semangat Berbagi dan Solidaritas ASN
Dalam suasana Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Tengah bersama para mitra kerja menggelar kegiatan penyembelihan hewan kurban.-Foto: sultengprov.go.id-
Palu, Disway.id - Dalam suasana Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Tengah bersama para mitra kerja menggelar kegiatan penyembelihan hewan kurban di halaman kantor BKD Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (28/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus memperkuat budaya berbagi di kalangan aparatur sipil negara (ASN). Pada Idul Adha tahun ini, panitia menyembelih tujuh hewan kurban yang terdiri atas lima ekor sapi dan dua ekor kambing.
Daging kurban kemudian didistribusikan kepada pegawai golongan rendah, tenaga honorer, serta masyarakat yang berada di sekitar lingkungan kantor.
Kepala BKD Provinsi Sulawesi Tengah, Sitti Asma Ul Husnasyah, mengatakan peringatan Idul Adha tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan dan solidaritas di lingkungan kerja maupun masyarakat.
“Melalui kegiatan kurban ini, kami ingin menanamkan semangat berbagi dan mempererat rasa kekeluargaan di lingkungan ASN. Semoga apa yang diberikan dapat bermanfaat dan menjadi berkah bagi masyarakat yang menerima,” ujarnya.
Menurutnya, nilai-nilai pengorbanan dan keikhlasan yang terkandung dalam Idul Adha perlu terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pelaksanaan tugas sebagai abdi negara.
Ia juga memastikan seluruh tahapan penyembelihan hingga pembagian daging kurban dilakukan sesuai prosedur dan memperhatikan aspek kesehatan agar aman untuk dikonsumsi masyarakat.
Untuk menjamin kualitas hewan kurban, proses pemeriksaan dilakukan oleh tim kesehatan hewan dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah. Pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan seluruh hewan dalam kondisi sehat serta daging yang dibagikan memenuhi standar aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).
“Pengawasan kesehatan hewan sangat penting agar masyarakat merasa aman dan nyaman dalam menerima serta mengonsumsi daging kurban,” tambahnya.
Hewan kurban yang disembelih berasal dari partisipasi dan gotong royong berbagai pihak. Empat ekor sapi berasal dari keluarga besar BKD Provinsi Sulawesi Tengah, sementara satu ekor sapi lainnya merupakan sumbangan dari Dewan Pengurus Provinsi Korpri.
Selain itu, satu ekor kambing disumbangkan langsung oleh Kepala BKD Provinsi Sulawesi Tengah, sedangkan satu ekor kambing lainnya berasal dari keluarga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sulawesi Tengah.
Melalui kegiatan tersebut, BKD Provinsi Sulawesi Tengah berharap semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial dapat terus terpelihara serta semakin mempererat hubungan antara ASN dan masyarakat.
Sumber: