Prabowo Pacu Program Pangan hingga Hilirisasi, Pemerintah Pasang Kuda-Kuda Jaga Ekonomi Nasional

Prabowo Pacu Program Pangan hingga Hilirisasi, Pemerintah Pasang Kuda-Kuda Jaga Ekonomi Nasional

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.-Foto: Antara-

Jakarta, Disway.id - Pemerintah menegaskan keseriusannya dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional dengan mempercepat pelaksanaan berbagai program strategis yang berkaitan langsung dengan sektor riil. Upaya tersebut mencakup penguatan sektor pangan, energi, perikanan, hingga industrialisasi dan hilirisasi guna menopang pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global.

“Mendorong program-program yang dapat meningkatkan pertumbuhan sektor ekonomi riil untuk bisa dipercepat terutama program-program di bidang pangan, program-program di bidang energi, kemudian program-program di bidang perikanan dan termasuk industrialisasi dan hilirisasi,” ujar Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dikutip, Minggu (7/6/2026).

Prasetyo menilai stabilitas ekonomi tidak dapat dijaga oleh satu lembaga saja. Karena itu, pemerintah terus memperkuat koordinasi antarinstansi agar kebijakan fiskal dan moneter dapat berjalan selaras serta saling mendukung dalam menjaga kondisi ekonomi nasional.

“Koordinasi yang intens di antara seluruh pemangku kepentingan ekonomi di dalam rangka tadi, menjaga baik moneter maupun fiskal kita, terus berada di posisi yang kita harapkan,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa tantangan ekonomi global saat ini menuntut kerja sama yang lebih erat di antara seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, setiap kebijakan yang diterapkan harus mampu menciptakan efek penguatan satu sama lain demi menjaga ketahanan ekonomi nasional.

“Dalam situasi hari ini, menuntut kerja sama di antara kita semua. Kebijakan-kebijakan harus saling mendukung, saling memperkuat satu sama lain,” ucapnya.

Lebih lanjut, Prasetyo menyoroti pentingnya sinergi antara kebijakan moneter yang dijalankan Bank Indonesia dan kebijakan fiskal yang dikelola pemerintah. Ia menegaskan bahwa sejumlah indikator ekonomi menunjukkan fondasi ekonomi Indonesia masih berada dalam kondisi yang solid.

“Baik dari sisi ekonomi makro di moneter yang dibawa oleh Bank Indonesia, maupun di sisi fiskal yang dikendalikan oleh Menteri Keuangan yang kemarin dilaporkan dari angka-angka indikator menunjukkan bahwa sesungguhnya fundamental ekonomi kita memang cukup kuat,” tuturnya.

Meski demikian, pemerintah tetap mencermati berbagai perkembangan ekonomi yang berpotensi memengaruhi stabilitas nilai tukar maupun laju pertumbuhan ekonomi. Karena itu, seluruh elemen bangsa diajak untuk tetap optimistis dan menjalankan perannya masing-masing secara maksimal.

“Kita harus tetap optimis untuk menjalankan tugas dan fungsi kita masing-masing dalam rangka bersama-sama menjaga ekonomi kita tetap kuat, tetap tumbuh dan berkenaan dengan masalah nilai tukar supaya bisa segera kembali seperti yang kita harapkan,” pungkas dia.

Sumber: