Pemprov Sulteng Ajak Polri Perkuat Pemberantasan Narkoba dan Judi Online
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid.-Foto: sultengprov.go.id-
Palu, Disway.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) mengajak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk semakin mengintensifkan upaya pemberantasan narkotika dan perjudian daring sebagai bagian dari menjaga stabilitas keamanan daerah.
Ajakan tersebut disampaikan Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dalam momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat".
“Harapan saya di usia ke-80 ini, Polri terus sesuai dengan jati dirinya, semakin dekat dengan masyarakat dan terus memberantas persoalan yang menjadi perhatian publik seperti narkoba dan judi online,” kata Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid di Palu, dilansir Antara, Kamis (2/7/2026).
Menurut Anwar, selama ini Polri telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sehingga pelaksanaan berbagai program pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik.
Ia menilai bahwa kondisi daerah yang aman dan kondusif merupakan faktor utama dalam mendukung keberhasilan pembangunan. Oleh sebab itu, keberadaan dan peran Polri dinilai sangat strategis dalam mendorong kemajuan daerah.
Anwar juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung upaya pemberantasan narkoba dan praktik perjudian daring demi mewujudkan Sulawesi Tengah yang aman, sehat, dan produktif.
Menurutnya, kondisi keamanan dan ketertiban yang selama ini terjaga merupakan hasil dari sinergi yang kuat antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat.
Ia mencontohkan berbagai agenda besar di Sulawesi Tengah, termasuk kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat dan peringatan Hari Buruh, yang dapat berlangsung dengan aman dan tertib berkat kerja sama yang baik antara aparat keamanan dan seluruh pemangku kepentingan.
“Seluruh program pembangunan hanya dapat berjalan apabila situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga. Karena itu, peran Polri sangat penting dan strategis,” ujarnya.
Anwar menambahkan bahwa pengabdian Polri harus terus diarahkan pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui peran sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional serta responsif.
Ia juga mendorong Polri untuk terus bertransformasi menjadi institusi yang adaptif, prediktif, modern, dan berbasis teknologi guna menghadapi berbagai tantangan keamanan yang semakin kompleks, mulai dari perkembangan teknologi informasi, kejahatan siber, hingga kejahatan lintas negara.
Selain itu, menurut Anwar, sinergi antara TNI dan Polri juga telah memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program ketahanan pangan serta berbagai agenda pembangunan lainnya di Sulawesi Tengah.
Sumber: