Baznas Salurkan Hygiene Kit dan Selimut untuk Penyintas Gempa Sigi

Baznas Salurkan Hygiene Kit dan Selimut untuk Penyintas Gempa Sigi

BAZNAS menyalurkan bantuan berupa 10 ribu liter air bersih kepada warga yang terdampak gempa bumi di Desa Kamarora B, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulteng.-Foto: Istimewa-

Jakarta, Disway.id - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan bantuan berupa paket alat kebersihan (hygiene kit) dan selimut kepada warga terdampak gempa bumi di Desa Kamarora A, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar para penyintas selama masa tanggap darurat.

Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad, mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk respons cepat Baznas terhadap kondisi masyarakat yang masih mengalami keterbatasan akses terhadap kebutuhan pokok pascagempa.

"Pascabencana semua akses serba terbatas, termasuk dalam memenuhi kebutuhan dasar untuk kebersihan. Karena itu, Baznas hadir menyalurkan paket hygiene kit dan selimut agar masyarakat tetap dapat menjaga kesehatan dan terlindungi dari cuaca ekstrem selama masa tanggap darurat," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (3/7/2026).

Idy menjelaskan, sebanyak 300 paket hygiene kit didistribusikan kepada masyarakat terdampak. Paket tersebut berisi berbagai perlengkapan kebersihan dasar yang dibutuhkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Selain itu, Baznas juga menyalurkan selimut guna membantu warga menghadapi suhu dingin yang kerap terjadi pada malam hari di wilayah terdampak bencana.

"Pemenuhan kebutuhan dasar tidak hanya soal makanan, tetapi juga memastikan masyarakat tetap sehat dan aman. Kami harus mengantisipasi munculnya berbagai penyakit akibat terbatasnya akses terhadap perlengkapan kebersihan pascabencana," ujarnya.

Ia menuturkan, seluruh bantuan yang disalurkan Baznas merupakan amanah dari para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekah mereka kepada lembaga tersebut. Dana yang terkumpul kemudian diwujudkan dalam berbagai program kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah.

"Kami berupaya memastikan amanah tersebut segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Semoga setiap zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan para muzaki bisa menjadi penguat bagi para penyintas dalam menghadapi masa-masa sulit," lanjut dia.

Menurut Idy, Baznas akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan serta berkoordinasi dengan berbagai pihak agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan dapat menjangkau kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.

"Selain mendistribusikan bantuan logistik, kami juga terus mengoptimalkan layanan kemanusiaan melalui tim yang bertugas di lokasi bencana untuk memastikan proses penanganan darurat berjalan cepat dan tepat sasaran," ucapnya.

Ia berharap berbagai bantuan yang telah disalurkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus mempercepat proses pemulihan pascagempa.

"Bantuan ini kami harapkan dapat membantu para penyintas menjaga kesehatan sekaligus memberikan rasa nyaman di tengah situasi yang masih sulit," tutur Idy Muzayyad.

Sebagai bagian dari upaya penanganan bencana gempa di Sulawesi Tengah, Baznas sebelumnya juga telah menyalurkan berbagai layanan kemanusiaan, antara lain layanan dapur umum, layanan kesehatan, distribusi air bersih, distribusi logistik, dapur air, pembangunan masjid darurat, penyaluran hygiene kit dan selimut, hingga layanan dukungan psikososial bagi para penyintas.

Sumber: