Gubernur Sebut Pembangunan Banggai Terus Meningkat
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid.-Foto: Instagram/anwarhafid14-
Luwuk, Disway.id - Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid menyatakan pembangunan di Kabupaten Banggai menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, berbagai indikator pembangunan terus mengalami peningkatan berkat sinergi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Anwar saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kabupaten Banggai di Luwuk, dikutip Antara, Rabu (9/7/2026).
“Peringatan HUT tahun ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Banggai dalam mempercepat pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan hingga pelosok desa,” katanya.
Anwar mengungkapkan sejumlah indikator pembangunan di Kabupaten Banggai menunjukkan tren yang menggembirakan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 72,86 pada 2024 menjadi 73,44 pada 2025.
Pertumbuhan ekonomi daerah juga melonjak menjadi 8,13 persen pada 2026, dibandingkan 3,63 persen pada periode sebelumnya. Di sisi lain, angka kemiskinan turun dari 6,56 persen menjadi 6,23 persen, yang berarti jumlah penduduk miskin berkurang sekitar 1.040 jiwa.
Selain itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tercatat menurun menjadi 3,07 persen, sementara laju inflasi selama semester pertama 2026 tetap terkendali.
Menurut Anwar, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan yang perlu terus diperkuat melalui kerja sama antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, sektor swasta, dan masyarakat.
Ia menambahkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus mempererat sinergi pembangunan dengan Pemerintah Kabupaten Banggai melalui pelaksanaan Program 9 Berani yang dipadukan dengan Program 9 Gerbang (Gerakan Membangun Banggai).
Dalam sektor pendidikan melalui program Berani Cerdas, sebanyak 2.658 mahasiswa asal Kabupaten Banggai menerima beasiswa dan bantuan biaya pendidikan pada 2025 dengan total anggaran lebih dari Rp9,22 miliar.
Sementara di bidang kesehatan melalui Berani Sehat, cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan non-JKN telah mencapai 98,44 persen atau 14.851 jiwa dari target 15.086 jiwa. Pemerintah provinsi juga terus mendorong penurunan prevalensi stunting dari 29,1 persen menjadi 28,6 persen.
Pada sektor infrastruktur melalui Berani Lancar, pemerintah telah menyelesaikan pembangunan dan peningkatan jalan sepanjang 3,32 kilometer dengan nilai anggaran Rp17,3 miliar pada 2025. Pembangunan berlanjut pada 2026 melalui proyek jalan multiyears di ruas Pangkalaseang–Balantak–Sobol, Poh–Siuna–Mayayap–Bualemo, serta Balingara–Longge Atas–Dataran Bulan.
Di bidang pertanian melalui Berani Makmur, pemerintah provinsi menyalurkan 27.913 unit benih dan bibit pertanian senilai Rp13,8 miliar. Selain itu, sebanyak 4.729 pekerja rentan, termasuk petani dan nelayan, memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Anwar mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-66 Kabupaten Banggai sebagai momentum untuk memperkuat persatuan sekaligus bersama-sama mendorong kemajuan daerah.
Sumber: