33.403 Warga Palu Ikut Cek Kesehatan Gratis, Dinkes Genjot Sosialisasi Kejar Target

33.403 Warga Palu Ikut Cek Kesehatan Gratis, Dinkes Genjot Sosialisasi Kejar Target

Cek Kesehatan Gratis.-Foto: Istimewa-

Palu, Disway.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palu mencatat sebanyak 33.403 warga telah memanfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sepanjang Januari hingga Juli 2026. Meski demikian, capaian tersebut baru sekitar 18 persen dari target 183.762 peserta pada tahun ini.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu, Rochmat Jasin, mengatakan pihaknya terus meningkatkan sosialisasi agar semakin banyak masyarakat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut.

"Kami terus menggalakkan layanan ini supaya warga lebih antusias memanfaatkan layanan tersebut," kata Rochmat dilansir Antara, Sabtu (25/7/2026).

Menurutnya, masih rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dipengaruhi belum meratanya informasi mengenai manfaat program CKG. Karena itu, Dinkes bersama seluruh jajaran akan mengoptimalkan lima bulan tersisa pada 2026 untuk mengejar target yang telah ditetapkan.

Promosi kesehatan dilakukan melalui berbagai kegiatan, mulai dari sosialisasi dan edukasi di fasilitas kesehatan, posyandu, hingga sekolah-sekolah yang juga dibarengi dengan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis.

"Belum tersosialisasi merata kepada warga tentang manfaat dan perlunya CKG bagi individu maupun keluarga. Sisa waktu lima bulan kami optimalkan untuk implementasi program, dengan harapan target itu bisa tercapai," ujarnya.

Rochmat menjelaskan, Program Cek Kesehatan Gratis difokuskan pada upaya deteksi dini berbagai faktor risiko penyakit, bukan untuk mengobati penyakit berat.

Pemeriksaan meliputi deteksi hipertensi, risiko penyakit jantung, diabetes, tuberkulosis (TBC), penyakit menular maupun tidak menular, kesehatan gigi dan indra, hingga pemeriksaan kondisi umum seperti status gizi, anemia, dan kesehatan jiwa.

"Layanan itu difokuskan pada pencegahan faktor risiko kesehatan utama. Kami berharap warga ikut menyukseskan program CKG dengan datang ke fasilitas kesehatan (faskes) tingkat pratama (puskesmas) di wilayah masing-masing," ucap Rochmat.

Ia menambahkan, masyarakat tidak perlu menunggu munculnya keluhan kesehatan untuk menjalani pemeriksaan. Menurutnya, deteksi dini menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan sekaligus mencegah penyakit berkembang menjadi lebih serius.

"Terkait kondisi umum mengenai status gizi, anemia hingga deteksi kesehatan jiwa. Masyarakat tidak perlu menunggu sakit untuk datang ke fasilitas kesehatan, karena kesehatan merupakan bagian penting dalam kehidupan," tutupnya.

Sumber: