Sigi Benahi Infrastruktur Danau Lindu Usai Festival 2026
Bupati Sigi, Moh Rizal Intjenae.-Foto: ANTARA/HO-Diskominfo Sigi-
Sigi, Disway.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi terus melakukan pembenahan berbagai fasilitas pendukung di kawasan wisata Danau Lindu sebagai bagian dari evaluasi penyelenggaraan Festival Danau Lindu (FDL) 2026. Perbaikan difokuskan pada sarana prasarana, akses infrastruktur, hingga pengaturan lalu lintas agar pelaksanaan festival berikutnya berjalan lebih baik.
Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae mengatakan hasil evaluasi pelaksanaan festival menjadi dasar pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan pengunjung.
"Jadi memang ada sejumlah catatan evaluasi menyangkut sarana prasarana dan rekayasa arus lalu lintas di Lindu," kata Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae dilansir Antara, Selasa (28/7/2026).
Menurutnya, Pemkab Sigi terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat guna mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung di kawasan Danau Lindu.
"Kami berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi untuk membangun jalan-jalan alternatif di kawasan yang masuk Areal Penggunaan Lain (APL) tetapi tidak lagi masuk dalam kawasan hutan Taman Nasional Lore Lindu," katanya.
Selain akses jalan, pemerintah daerah juga menaruh perhatian pada ketersediaan fasilitas umum. Salah satu yang menjadi prioritas ialah penambahan jumlah toilet agar mampu mengakomodasi kebutuhan wisatawan ketika festival berlangsung.
"Saya sudah sampaikan ke Kadis PU agar segera menambah fasilitas MCK atau toilet baik untuk laki-laki maupun perempuan minimal 10 unit," ucapnya.
Tak hanya itu, sistem parkir juga masuk dalam daftar pembenahan. Pemkab Sigi berencana menata area parkir agar lebih terpusat sehingga dapat mengurangi kepadatan kendaraan selama kegiatan berlangsung.
"Ke depan lokasi parkiran akan dibuat pada satu tempat dengan menggunakan lahan cukup luas di Kecamatan Lindu," kata dia.
Festival Danau Lindu 2026 sebelumnya mencatat hasil yang menggembirakan. Ajang tersebut berhasil menarik sekitar 42 ribu pengunjung dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat dengan nilai perputaran transaksi yang diperkirakan mencapai Rp2 miliar. Capaian tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah daerah terus meningkatkan kualitas infrastruktur dan fasilitas penunjang di kawasan wisata Danau Lindu.
Sumber: