1.476 Talenta Terbaik Diterjunkan, Pemerintah Siapkan Lompatan Baru Kawasan Transmigrasi

1.476 Talenta Terbaik Diterjunkan, Pemerintah Siapkan Lompatan Baru Kawasan Transmigrasi

Pemerintah melalui Kementerian Transmigrasi mulai mengerahkan Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026 ke berbagai kawasan transmigrasi di Indonesia.-Foto: Istimewa-

Jakarta, Disway.id - Pemerintah melalui Kementerian Transmigrasi mulai mengerahkan Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026 ke berbagai kawasan Transmigrasi di Indonesia. Sebanyak 1.476 civitas akademika dari sejumlah perguruan tinggi ditugaskan untuk menghubungkan dunia akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat sekaligus merumuskan rekomendasi bagi pembangunan kawasan.

Para peserta tidak hanya melakukan pemetaan potensi daerah, tetapi juga menyusun masukan yang dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan transmigrasi ke depan.

"Program ini menghadirkan talenta-talenta terbaik Indonesia untuk mengabdi kepada masyarakat. Pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat harus berjalan beriringan agar menghasilkan solusi nyata bagi pembangunan," kata Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat sesi Town Hall pada Pelepasan Tim Ekspedisi Patriot 2026 di Jakarta, dikutip Jumat (31/7/2026).

AHY menilai peran generasi muda semakin penting di tengah tantangan global, mulai dari dinamika geopolitik, disrupsi teknologi, krisis iklim, hingga persaingan antarnegara dalam penguasaan talenta dan teknologi.

Karena itu, ia meminta seluruh peserta memanfaatkan penugasan tersebut sebagai ruang belajar sekaligus pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, peserta TEP tidak cukup hanya menghasilkan laporan penelitian, tetapi juga harus mampu menghadirkan solusi konkret bagi pembangunan kawasan transmigrasi.

"Indonesia Emas 2045 harus tetap menjadi visi kita bersama. Kuncinya adalah kualitas sumber daya manusia, inovasi, produktivitas, dan kepemimpinan. Saya berharap Tim Ekspedisi Patriot dapat menjadi bagian dari generasi yang membawa Indonesia menuju negara maju, adil, dan sejahtera," tuturnya.

Transmigrasi Diarahkan Jadi Pusat Ekonomi Baru

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menjelaskan Tim Ekspedisi Patriot merupakan bagian dari paradigma baru transmigrasi yang tidak lagi berorientasi pada perpindahan penduduk, melainkan pembangunan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

Sebanyak 1.476 peserta akan ditempatkan di berbagai kawasan transmigrasi untuk memetakan potensi wilayah, memperkuat kapasitas masyarakat, sekaligus membuka peluang investasi.

“Keberhasilan transmigrasi tidak lagi diukur dari berapa banyak orang yang dipindahkan, tetapi dari berapa banyak lapangan kerja yang tercipta, investasi yang masuk, dan masyarakat yang semakin sejahtera. Itulah paradigma baru transmigrasi yang sedang kami bangun,” ujar M. Iftitah saat Pelepasan Tim Ekspedisi Patriot Tahun 2026 di Jakarta, Rabu (29/7/2026).

Menurutnya, kawasan transmigrasi harus mampu menghasilkan nilai tambah melalui pengembangan industri berbasis sumber daya lokal. Kehadiran TEP diharapkan menjadi penghubung antara masyarakat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan dunia usaha.

Ia mencontohkan keberhasilan pengembangan Kawasan Transmigrasi Toriwang di Kabupaten Halmahera Utara. Investasi industri pengolahan kelapa di kawasan tersebut telah menciptakan ribuan lapangan kerja dan diproyeksikan mampu menyerap puluhan ribu tenaga kerja pada masa mendatang.

Model pembangunan berbasis investasi dan hilirisasi itu rencananya akan diterapkan di kawasan transmigrasi lainnya.

Papua Jadi Fokus Penugasan

Sumber: