Haul Habib Saggaf, Anwar Hafid: Ilmu Harus Jadi Panglima Kehidupan

Haul Habib Saggaf, Anwar Hafid: Ilmu Harus Jadi Panglima Kehidupan

Gubernur Sulteng Anwar Hafid menghadiri Haul ke-5 Saggaf bin Muhammad Aljufri di kompleks Pondok Pesantren Alkhairaat Madinatul Ilmi, Desa Kotarindau, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sabtu (9/8/2026).-Foto: ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulteng-

Palu, Disway.id – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid mengajak masyarakat menjadikan ilmu pengetahuan sebagai landasan utama dalam menjalani kehidupan sekaligus mendorong perubahan di tengah masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Anwar saat menghadiri Haul ke-5 Saggaf bin Muhammad Aljufri di kompleks Pondok Pesantren Alkhairaat Madinatul Ilmi, Desa Kotarindau, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sabtu (9/8/2026).

Menurut Anwar, Habib Saggaf telah memberikan teladan mengenai pentingnya ilmu dalam membangun kehidupan dan kemajuan daerah.

“Habib Saggaf telah memberikan contoh yang sangat tinggi, yaitu betapa ilmu menjadi panglima bagi kehidupan kita. Mari kita jadikan ilmu sebagai panglima, untuk melakukan perubahan besar dalam kehidupan, termasuk membawa daerah yang kita cintai ini ke arah yang lebih baik,” katanya.

Anwar mengajak para murid dan seluruh pencinta Habib Saggaf untuk meneruskan perjuangan serta mengamalkan nilai-nilai yang telah diwariskan ulama tersebut.

Salah satu teladan penting yang ditinggalkan Habib Saggaf, kata dia, adalah bagaimana ilmu ditempatkan sebagai dasar dalam mengambil sikap dan menjalani kehidupan.

Anwar menilai Habib Saggaf tidak hanya dikenal sebagai ulama besar, tetapi juga memiliki pemikiran moderat serta perhatian terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, pemerintahan, dan pembangunan daerah.

“Habib Saggaf telah meninggalkan kita, tetapi beliau masih terus ada dalam kehidupan kita melalui ilmu, nasihat, dan perjuangan yang beliau wariskan,” katanya.

Anwar juga mengajak berbagai pihak memperkuat kelembagaan Alkhairaat agar semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi yang lebih luas bagi Indonesia.

“Mari kita bergandengan tangan menjadikan Alkhairaat sebagai salah satu lembaga pendidikan terbesar di Indonesia. Mudah-mudahan dengan dukungan pemerintah, dunia usaha dan seluruh masyarakat, Alkhairaat menjadi kekuatan besar bagi Republik Indonesia,” harapnya.

Haul ke-5 Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri dihadiri ribuan masyarakat yang datang dari berbagai daerah. Mereka memadati kompleks Pondok Pesantren Alkhairaat Madinatul Ilmi di Desa Kotarindau, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi.

Kegiatan tahunan tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa dan perjuangan Habib Saggaf dalam membangun serta mengembangkan Alkhairaat, khususnya dalam bidang pendidikan, dakwah, dan sosial kemasyarakatan di kawasan Indonesia Timur.

Rangkaian acara diawali dengan lantunan sholawat Nabi Muhammad SAW yang dibawakan para santri Pondok Pesantren Alkhairaat Madinatul Ilmi Dolo.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin dan tahlilan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Haul ke-5 Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri.

Sumber: