388 Siswa SUGT Tembus Kampus Elite Dunia, Naik 177 Persen

388 Siswa SUGT Tembus Kampus Elite Dunia, Naik 177 Persen

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari.-Foto: Bakom RI-

Jakarta, Disway.id - Prestasi pelajar Sekolah Unggul Garuda Transformasi (SUGT) mencatat lonjakan signifikan. Sebanyak 388 siswa berhasil lolos seleksi perguruan tinggi terbaik dunia pada tahun ajaran 2025/2026.

Jumlah tersebut meningkat 177 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 140 siswa.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI M. Qodari menyampaikan capaian tersebut dalam konferensi pers mingguan di Kantor Bakom RI, Jakarta, Rabu (19/8/2026).

“Program Sekolah Unggul Garuda menunjukkan komitmen nyata pemerintah dalam mencetak generasi unggul di bidang sains dan teknologi, dengan capaian konkret berupa kenaikan 177 persen siswa yang berhasil menembus perguruan tinggi terbaik dunia,” kata Qodari.

Para siswa SUGT diterima di sejumlah universitas bergengsi di berbagai negara. Di antaranya University of New South Wales Australia, Nanyang Technological University Singapura, University of Toronto Kanada, hingga University of California, Berkeley Amerika Serikat.

Sebagian lainnya berhasil masuk University of Oxford Inggris, Wageningen University & Research Belanda, serta Paris Sciences et Lettres University Prancis.

Dibekali Sebelum Kuliah ke Luar Negeri

Untuk meningkatkan kesiapan siswa menembus perguruan tinggi internasional, pemerintah menjalankan berbagai program pendukung.

Pelajar mendapatkan persiapan menghadapi Scholastic Assessment Test (SAT) dan International English Language Testing System (IELTS). Mereka juga mendapat penguatan bahasa asing selain Inggris sesuai negara tujuan Beasiswa Garuda.

Program lainnya meliputi pelatihan personal branding, penulisan esai, pembentukan karakter, hingga pendampingan proses pendaftaran ke perguruan tinggi dunia.

Pemerintah juga mendorong penguatan riset kolaboratif di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).

Program tersebut melibatkan sejumlah perguruan tinggi dalam negeri, seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjadjaran (Unpad), dan Institut Pertanian Bogor (IPB), bersama empat penyedia jasa profesional.

SUGT sendiri dibangun dengan tiga fokus utama. Pertama, memperluas akses pendidikan berkualitas bagi siswa dari berbagai daerah dan latar belakang ekonomi.

Kedua, menjadi wadah pembentukan calon pemimpin masa depan melalui penguatan karakter dan kepemimpinan. Ketiga, mendorong prestasi akademik yang tetap diiringi dengan pengabdian kepada masyarakat.

Sumber: