307 Siswa Lolos Sekolah Unggul Garuda, Ribuan Pendaftar Tersisih
Sekolah Garuda.-Foto: Ilustrasi, Disway Group-
Jakarta, Disway.id - Program Sekolah Unggul Garuda kembali diperluas pemerintah untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia di berbagai daerah. Pada Tahun Ajaran 2026/2027, empat Sekolah Unggul Garuda Baru mulai beroperasi dan menerima 307 peserta didik terpilih dari 3.935 pendaftar.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari menyampaikan hal tersebut dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (19/8/2026). Empat sekolah baru tersebut berada di Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur; Belitung Timur, Bangka Belitung; Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara; serta Bulungan, Kalimantan Utara.
"Pada Tahun Ajaran 2026/2027, empat Sekolah Unggul Garuda Baru sudah beroperasi di Timor Tengah Selatan (NTT), Belitung Timur (Bangka Belitung), Konawe Selatan (Sulawesi Tenggara), dan Bulungan (Kalimantan Utara)," ujar Qodari.
Dari ribuan pendaftar yang telah melewati verifikasi tahap pertama, hanya 307 orang yang dinyatakan lolos. Mereka terdiri atas 150 siswa laki-laki atau 49 persen dan 157 siswi atau 51 persen.
"Sekolah Unggul Garuda Baru mencatat 307 peserta didik baru untuk Tahun Ajaran 2026/2027, terdiri atas 150 siswa dan 157 siswi yang diseleksi dari 3.935 pendaftar yang lolos verifikasi tahap pertama. Jadi, ini seleksinya sangat ketat," kata Qodari.
Siswa Tak Hanya dari Daerah Setempat
Seleksi peserta didik tidak semata-mata mempertimbangkan kemampuan akademik. Pemerintah juga memperhatikan keberagaman asal daerah agar kesempatan mengenyam pendidikan berkualitas dapat dirasakan pelajar dari berbagai wilayah Indonesia.
"Jadi, yang bersekolah di SMA Unggul Garuda Baru Belitung Timur bukan hanya dari provinsi yang bersangkutan, tetapi dari seluruh Indonesia," ujar Qodari.
Pola tersebut terlihat di SMA Unggul Garuda Baru Timor Tengah Selatan. Sebanyak 76 siswa dari 20 provinsi belajar di sekolah tersebut, dengan jumlah terbanyak berasal dari NTT, DKI Jakarta, dan Sumatera Utara.
Sementara itu, SMA Unggul Garuda Baru Konawe Selatan memiliki 79 peserta didik, yang mayoritas berasal dari Sulawesi Tenggara.
Adapun SMA Unggul Garuda Baru Bulungan dihuni 76 peserta didik dari sejumlah daerah, termasuk Kalimantan Utara, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, NTT, dan Sulawesi Tenggara.
SUGT Juga Terus Diperluas
Selain mendirikan sekolah baru, pemerintah memperkuat sekolah unggulan yang sudah ada melalui skema Sekolah Unggul Garuda Transformasi (SUGT).
Sekolah yang dikelola pemerintah, pemerintah daerah, maupun masyarakat dapat mengikuti skema tersebut berdasarkan rekam jejak keunggulannya. Peserta didik kelas XI dan XII kemudian memperoleh program pengayaan, sementara guru dan tenaga kependidikan mendapatkan penguatan kapasitas serta tata kelola sekolah turut diperkuat.
Sumber: