Kemenkes Siap Benahi Faskes Parigi Moutong
Kementerian Kesehatan (Kemenkes).-Foto: Kemenkes-
Palu, Disway.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan kesiapannya membantu Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, dalam membenahi fasilitas kesehatan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Bupati Parigi Moutong Erwin Burase mengatakan, dukungan tersebut dibahas saat dirinya bertemu Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Rabu (2/9/2026). Pertemuan itu membahas sejumlah persoalan infrastruktur kesehatan yang masih dihadapi daerah.
"Kami telah menemui Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Jakarta pada Rabu (2/9/2026) membahas berbagai permasalahan infrastruktur kesehatan di daerah. Dari pembahasan itu Kemenkes merespons positif membenahi fasilitas kesehatan," kata Bupati Parigi Moutong Erwin Burase melalui keterangan tertulisnya dikutip dari Antara, Jumat (4/9/2026).
Menurut Erwin, bantuan Kemenkes tidak hanya diarahkan pada pembangunan dan perbaikan bangunan fasilitas kesehatan. Dukungan juga mencakup pemenuhan alat kesehatan (alkes), peningkatan kapasitas rumah sakit, serta berbagai sarana penunjang pelayanan.
Saat ini, Pemkab Parigi Moutong mengelola tiga rumah sakit, yakni RSUD Anuntaloko di Parigi, RSUD Raja Tombolotutu di Kecamatan Tinombo yang berjarak sekitar 167 kilometer dari pusat pemerintahan, serta RSUD Buluye Napoae di Kecamatan Moutong yang berada di wilayah perbatasan dengan Provinsi Gorontalo.
Selain rumah sakit, terdapat 24 puskesmas yang tersebar di 23 kecamatan di Kabupaten Parigi Moutong.
Melalui Dinas Kesehatan, pemerintah daerah telah menyampaikan sejumlah kebutuhan prioritas kepada Kemenkes. Usulan tersebut meliputi pembangunan tujuh gedung puskesmas baru, 18 puskesmas pembantu (Pustu), pengadaan 18 ambulans, enam instalasi pengolahan air limbah (IPAL), 21 water treatment plant, tujuh sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), serta pemenuhan berbagai kebutuhan alat kesehatan.
"Khusus pengembangan RS berstandar nasional Kemenkes akan memilih dari tiga RSUD yang dinilai memenuhi kriteria untuk ditingkatkan kualitasnya," ujar Erwin.
Ia menambahkan, Kemenkes juga memberikan komitmen untuk memenuhi kebutuhan alat kesehatan sekaligus melakukan rehabilitasi fasilitas pada tiga RSUD dan sejumlah puskesmas yang kondisinya belum memenuhi standar.
Dukungan tersebut turut mencakup pembangunan fasilitas penunjang bagi tenaga kesehatan. Di antaranya rumah dinas pada RSUD dan puskesmas serta rumah susun (rusun) untuk tenaga medis di RSUD Buluye Napoae.
Tak hanya pembangunan fisik, Pemkab Parigi Moutong juga mendapat dukungan dalam pengembangan sumber daya manusia bidang kesehatan.
"Termasuk beasiswa bagi putra/putri daerah berprestasi untuk melanjutkan pendidikan di Fakultas Kedokteran Umum, Kedokteran Gigi, hingga Dokter Spesialis pada universitas yang di rekomendasikan Kementerian Kesehatan," ucapnya.
Erwin menyebut Menteri Kesehatan memberikan dukungan terhadap upaya pemerataan sekaligus modernisasi pelayanan kesehatan di Parigi Moutong. Menurutnya, dukungan pemerintah pusat tersebut penting untuk memperkuat pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat hingga wilayah terpencil.
"Kami berterima kasih kepada pemerintah pusat yang telah memerhatikan kondisi daerah di tengah efisiensi anggaran, dengan harapan pelayanan kesehatan di daerah lebih maju dan prima," tutur Erwin.
Sumber: