Kapal Balama GT 27 Hilang Kontak, Basarnas Kerahkan KN SAR Bhisma

Kapal Balama GT 27 Hilang Kontak, Basarnas Kerahkan KN SAR Bhisma

Basarnas mengerahkan KN SAR Bhisma untuk mencari kapal motor Balama GT 27 yang dilaporkan mengalami mati mesin di perairan Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.-Foto: ANTARA/HO-Humas Kansar Palu-

Palu, Disway.id – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengerahkan KN SAR Bhisma untuk mencari kapal motor Balama GT 27 yang dilaporkan mengalami mati mesin di perairan Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Kepala Kantor SAR Palu Muh Rizal mengatakan, kapal khusus SAR tersebut telah diberangkatkan dari Pelabuhan Luwuk pada Sabtu sore sekitar pukul 15.54 Wita.

“Kapal khusus SAR telah diberangkatkan sejak sore tadi sekitar pukul 15.54 Wita dari pelabuhan Luwuk di Banggai,” kata Muh Rizal dilansir dari Antara, Minggu (13/9/2026).

Berdasarkan laporan yang diterima, kapal motor Balama GT 27 bertolak dari Pelabuhan Rakyat Luwuk menuju Kabupaten Taliabu, Maluku Utara, pada Sabtu sekitar pukul 01.00 Wita.

Kapal tersebut membawa tiga orang, yakni Ismail selaku nakhoda, Hasan Usman sebagai anak buah kapal (ABK), serta La Alami.

Namun, sekitar pukul 12.14 Wita, kapal mengalami gangguan teknis. Setelah itu, kapal dilaporkan hilang kontak di perairan Banggai.

“Kami menerima laporan dari pemilik kapal sekitar Pukul 15.36 Wita. Dari laporan itu kami langsung mengerahkan tim SAR melakukan pencarian,” ujarnya.

Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Muh Rizal menjelaskan, perkiraan waktu tempuh dari lokasi pencarian menuju titik terakhir kapal sebelum hilang kontak mencapai sekitar tiga jam.

Operasi pencarian melibatkan personel Pos SAR Luwuk dan awak KN SAR Bhisma. Selain itu, petugas Syahbandar Luwuk, pemilik kapal, serta masyarakat setempat turut dilibatkan dalam pencarian.

“Kami berharap para penumpang kapal dapat segera ditemukan. Kami juga mengimbau tim SAR gabungan mematuhi standar operasional prosedur (SOP) SAR dan mengedepankan keselamatan,” ucap Rizal.

Dalam operasi tersebut, tim SAR membawa berbagai perlengkapan pendukung, mulai dari peralatan SAR laut, alat navigasi, perangkat komunikasi, peralatan medis, hingga perlengkapan evakuasi.

Rizal menambahkan, berdasarkan laporan terakhir, kondisi cuaca di lokasi pencarian masih tergolong baik.

“Dilaporkan kondisi cuaca saat ini dalam keadaan baik,” katanya.

Sumber: