7 Pendaki Gunung Nokolalaki Ditemukan Selamat

7 Pendaki Gunung Nokolalaki Ditemukan Selamat

Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi tujuh pendaki yang sebelumnya dilaporkan mengalami kendala logistik di Gunung Nokolalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng).-Foto: ANTARA/HO-Humas Kansar Palu-

Sigi, Disway.idTim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi tujuh pendaki yang sebelumnya dilaporkan mengalami kendala logistik di Gunung Nokolalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Ketujuh pendaki tersebut ditemukan dalam kondisi sehat di Pos 3 Gunung Nokolalaki pada Minggu (13/9/2026) siang.

Kepala Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Palu Muh Rizal mengatakan seluruh pendaki yang ditemukan dalam keadaan baik.

"Sudah dipastikan, ketujuh orang pendaki dalam keadaan sehat," kata Muh Rizal di Palu, dilansir dari Antara, Senin (14/9/2026).

Operasi pencarian dimulai sekitar pukul 08.40 WITA. Tim SAR gabungan bergerak dari kaki Gunung Nokolalaki menuju lokasi terakhir para pendaki dilaporkan beristirahat.

Setelah melakukan pencarian selama beberapa jam, tim akhirnya menemukan ketujuh pendaki sekitar pukul 14.10 WITA pada koordinat 1°13'36.77"S 120° 9'22.71"E di Pos 3.

"Setelah para korban ditemukan, lalu dievakuasi ke posko dan diserahkan kepada pihak keluarga. Waktu tempuh dari titik penemuan korban ke posko SAR kaki Gunung Nokolalaki sekitar 75 menit dengan berjalan kaki," ujarnya.

Tujuh pendaki yang berhasil ditemukan masing-masing Rani (18), Fahri (17), Farel (17), Ramadhan (25), Sigit (20), Deikal (18), dan Iman (17).

Sempat Kehabisan Logistik

Sebelumnya, terdapat 11 orang yang melakukan pendakian ke Gunung Nokolalaki pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 07.00 WITA. Mereka diketahui berencana melanjutkan perjalanan hingga mencapai puncak.

Namun, persediaan makanan yang dibawa kelompok tersebut habis. Kondisi itu membuat para pendaki belum dapat turun dari gunung.

Dari 11 orang tersebut, empat pendaki kemudian memutuskan turun untuk mencari bantuan dan melaporkan kondisi rekan-rekannya kepada Basarnas.

"Empat orang memaksakan diri turun dari gunung berupaya untuk mencari bantuan dan melaporkan kejadian itu kepada Basarnas pada Minggu (13/9/2026) sekitar Pukul 06.15 Wita," ucap Rizal.

Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pengerahan tim SAR gabungan menuju lokasi keberadaan tujuh pendaki yang masih berada di gunung.

Sumber: