14 Hektare Lahan di Poso Terbakar, 146 Personel Dikerahkan

14 Hektare Lahan di Poso Terbakar, 146 Personel Dikerahkan

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla).-Foto: Istimewa-

Poso, Disway.idTim gabungan TNI-Polri bersama masyarakat berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda area seluas sekitar 14 hektare di Desa Pendolo, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Kebakaran yang terjadi sejak Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 16.40 WITA tersebut berhasil dipadamkan pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 03.45 WITA.

Dandim 1307/Poso Letkol Arm Edi Yulian Budiargo mengatakan proses pemadaman melibatkan personel gabungan dan warga setempat.

“Dengan dukungan personel gabungan dan masyarakat, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.45 WITA,” kata Edi di Poso, dilansir dari Antara, Senin (14/9/2026).

Menurut dia, area yang terbakar merupakan lahan kosong. Dugaan sementara, kebakaran dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan.

Pemadaman Terkendala Medan

Kebakaran pertama kali diketahui setelah Babinsa Koramil 1307-11/Pendolo, Serda Mukrim, menerima laporan dari masyarakat. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Danramil untuk segera ditindaklanjuti.

Babinsa bersama Bhabinkamtibmas, personel Brimob, dan masyarakat langsung menuju lokasi. Mereka melakukan pemadaman awal secara manual menggunakan pompa punggung dan peralatan sederhana.

Namun, upaya tersebut menghadapi kendala berupa medan yang sulit dijangkau kendaraan serta tiupan angin yang cukup kencang. Mobil Damkar Kecamatan Pamona Selatan yang tiba sekitar pukul 17.00 WITA belum dapat mendekati titik api.

Bantuan kemudian datang dari dua unit mobil pemadam, masing-masing milik Damkar Kabupaten Poso dan PT SJA. Kedua kendaraan tersebut tiba di lokasi sekitar tengah malam atau pukul 00.00 WITA.

Ratusan Personel Terlibat

Sebanyak 146 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran. Mereka terdiri atas personel Kodim 1307/Poso, Yonif 714/SM, Polres Poso, Brimob, serta masyarakat.

Dalam proses pemadaman, petugas mengoperasikan tiga unit mobil pemadam, 35 pompa punggung, dan empat pompa Alkon.

Setelah api berhasil dipadamkan, tim gabungan melakukan pemeriksaan serta pemantauan di sekitar lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Sumber: