Rutan Donggala Digerebek Malam Hari, 16 Warga Binaan Dites Urine
Rutan Kelas IIB Donggala menggelar razia gabungan di sejumlah blok hunian pada Kamis (17/9/2026) malam.-Foto: ditjenpas.go.id-
Donggala, Disway.id – Rutan Kelas IIB Donggala menggelar razia gabungan di sejumlah blok hunian pada Kamis (17/9/2026) malam. Kegiatan yang disertai tes urine bagi Warga Binaan tersebut melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH) setempat sebagai bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Operasi dimulai sekitar pukul 20.00 WITA dengan apel gabungan yang dipimpin Kepala Rutan Donggala Rusli Suryadi. Dalam apel tersebut turut hadir Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan Feri yang mewakili Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah.
Pengamanan kegiatan diperkuat personel dari unsur TNI dan Polri. Kabagops Polres Donggala AKP Wakhidin hadir bersama tujuh anggota, sementara Danki A Yonif 711 Donggala Kapten Ubait Mutaqim membawa tiga personel. Perwakilan Koramil 1306-06, Peltu Risman, juga mengerahkan tiga personel. Seluruh pegawai Rutan Donggala ikut dilibatkan dalam operasi tersebut.
Setelah apel selesai, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Donggala Musral membagi seluruh personel menjadi empat regu. Tim kemudian bergerak melakukan pemeriksaan ke masing-masing blok hunian yang sebelumnya telah ditentukan.
Penyisiran dilakukan secara menyeluruh. Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan dan mengamankan sejumlah barang terlarang yang dinilai dapat mengganggu keamanan serta ketertiban di dalam Rutan.
Tidak berhenti pada penggeledahan, petugas juga menggelar tes urine untuk memastikan tidak terdapat penyalahgunaan narkotika di lingkungan Rutan. Sebanyak 16 Warga Binaan dipilih secara acak dari beberapa blok untuk mengikuti pemeriksaan yang dilakukan dengan dukungan tenaga kesehatan Rutan Donggala.
Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh 16 Warga Binaan yang mengikuti tes urine dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika.
“Kegiatan malam ini adalah bentuk komitmen dan sinergi kami bersama jajaran Aparat Penegak Hukum di Kabupaten Donggala untuk memastikan Rutan senantiasa dalam keadaan aman, tertib, dan bersih dari narkoba. Barang-barang temuan yang berpotensi membahayakan ini langsung kami amankan,” kata Rusli dikutip dari laman resi Ditjenpas, Sabtu (19/9/2026).
Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan Feri turut mengapresiasi keterlibatan TNI dan Polri dalam razia tersebut. Menurutnya, kerja sama lintas instansi menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan di lingkungan pemasyarakatan.
“Razia gabungan ini menegaskan komitmen Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah dalam menindaklanjuti arahan Bapak Dirjenpas melalui penguatan kewaspadaan, deteksi dini, dan pengawasan berkelanjutan. Kami sangat mengapresiasi sinergi dari rekan-rekan TNI dan Polri yang terus diperkuat guna menjaga lingkungan pemasyarakatan agar senantiasa aman dan kondusif,” ujar Feri.
Apresiasi terhadap pelaksanaan operasi juga disampaikan Kabagops Polres Donggala AKP Wakhidin. Ia menilai keterlibatan berbagai unsur penegak hukum dapat memperkuat sistem pengawasan sekaligus mengantisipasi munculnya gangguan keamanan di dalam Rutan.
“Kami mengapresiasi sinergi yang dibangun Kanwil Ditjenpas Sulteng bersama Rutan Donggala. Kegiatan seperti ini penting untuk mendukung deteksi dini dan menjaga keamanan. Polres Donggala siap mendukung koordinasi dengan jajaran Pemasyarakatan dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ujar Wakhidin.
Sumber: