Polsek Poso Kota dan BPBD Perkuat Sinergi Cegah Karhutla
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla).-Foto: Istimewa-
Poso, Disway.id - Polsek Poso Kota memperkuat koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Poso untuk mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) selama musim kemarau panjang.
Langkah tersebut dilakukan melalui kunjungan koordinasi Kapolsek Poso Kota AKP Sappewali, S.H., M.M., ke Kantor BPBD Kabupaten Poso.
Kunjungan itu diterima langsung Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Poso Ir. Darma Metulasa, M.P. Dalam pertemuan tersebut turut hadir Kanit Binmas Polsek Poso Kota Iptu Mursan Murdjo dan Kanit Propam Aiptu Alimuddin.
Pertemuan membahas penguatan kerja sama antara kepolisian dan BPBD dalam mencegah, memantau, serta menangani potensi Karhutla. Kedua pihak juga menilai komunikasi yang cepat diperlukan agar penanganan di lapangan dapat dilakukan secara terpadu.
Koordinasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan meningkatnya kebakaran lahan akibat kondisi kemarau. Perhatian khusus diarahkan pada wilayah Kecamatan Poso Kota Bersaudara yang memiliki kawasan permukiman cukup padat dan berbatasan dengan sejumlah area vegetasi kering yang mudah terbakar.
Kapolsek Poso Kota AKP Sappewali mengatakan kepolisian akan terus mengedukasi masyarakat mengenai bahaya dan larangan membuka lahan dengan cara membakar.
Menurutnya, pembakaran lahan berisiko menyebabkan api sulit dikendalikan. Selain merusak lingkungan, kondisi tersebut juga dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama warga yang tinggal di kawasan perkotaan.
“Kami menyadari bahwa ancaman Karhutla saat ini sangat nyata, terutama di wilayah kita di pinggiran kota yang berbatasan dengan semak belukar atau lahan tidur. Melalui kunjungan ini, kami ingin memastikan bahwa alur komunikasi antara Polsek Poso Kota dan BPBD berjalan lancar,” ujar AKP Sappewali dikutip Antara, Rabu (23/9/2026).
Ia mengatakan koordinasi yang cepat diperlukan apabila ditemukan titik api atau laporan mengenai pembakaran lahan. Dengan demikian, petugas dapat segera melakukan penanganan sebelum api meluas hingga mengancam permukiman warga.
Selain langkah penanganan, Polsek Poso Kota juga akan meningkatkan kegiatan pencegahan melalui pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat.
“Tim Binmas Polsek Poso Kota akan terus intensif melakukan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat, tokoh masyarakat, dan pemilik lahan. Kami menegaskan bahwa membuka lahan dengan cara dibakar adalah tindakan yang dilarang keras karena berpotensi memicu bencana asap dan kerusakan ekosistem,” jelasnya.
Sappewali berharap masyarakat semakin memahami risiko pembakaran lahan dan memilih metode pengolahan lahan yang lebih aman serta tidak merusak lingkungan.
Kerja sama dengan BPBD juga diharapkan memperlancar pertukaran informasi mengenai titik panas atau hotspot. Informasi tersebut nantinya dapat menjadi dasar untuk mengarahkan patroli dan langkah pencegahan secara lebih efektif.
Ia juga mengajak masyarakat dan seluruh elemen terkait untuk bersama-sama menjaga lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau.
Sumber: