RS Undata Palu Tambah Kapasitas IGD Jadi 50 Tempat Tidur
Rumah Sakit (RS) Undata Palu.-Foto: ANTARA/HO-Kementerian Kesehatan-
Palu, Disway.id - Rumah Sakit (RS) Undata Palu meningkatkan kapasitas pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) seiring tingginya jumlah pasien yang harus ditangani setiap hari. Selain menambah tempat tidur, rumah sakit rujukan utama di Sulawesi Tengah itu juga memperkuat tenaga medis dengan menghadirkan dokter subspesialis.
Direktur RS Undata Palu Jumriani mengatakan, kapasitas tempat tidur di IGD kini bertambah dari 32 menjadi 50 unit. Penambahan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi tingginya jumlah pasien yang membutuhkan penanganan darurat.
"Kapasitas tempat tidur IGD di rujukan utama (Undata) ditingkatkan dari semula 32 unit menjadi 50 unit untuk menampung tingginya lonjakan penanganan pasien harian," kata Direktur RS Untada Palu Jumriani dikutip dari Antara, Sabtu (3/10/2026).
Dalam satu bulan, RS Undata tercatat melayani sekitar 16 ribu hingga 17 ribu pasien rawat jalan. Sementara jumlah pasien yang menjalani rawat inap mencapai lebih dari 2 ribu orang per bulan.
Meski kapasitas standar IGD telah diperbesar, jumlah pasien yang datang untuk mendapatkan layanan darurat masih dapat mencapai 60 hingga 70 orang dalam sehari.
"Di IGD kapasitas standar 32 tempat tidur telah ditingkatkan menjadi 50 unit, namun penanganan harian dapat mencapai 60 hingga 70 pasien," katanya.
Jumriani menuturkan, saat ini terdapat sekitar 350 tempat tidur yang aktif digunakan dari total kapasitas awal sebanyak 399 unit. Sebagian tempat tidur belum dapat dimanfaatkan karena sejumlah ruang perawatan masih dalam proses penataan dan renovasi.
Perluasan kapasitas IGD dan percepatan renovasi diharapkan dapat memperlancar proses pelayanan, termasuk mengurangi kendala administrasi dan memperpendek waktu tunggu bagi pasien dalam kondisi darurat yang datang dari berbagai wilayah.
Penguatan pelayanan juga dilakukan melalui penambahan sumber daya manusia kesehatan. RS Undata saat ini memiliki 1.511 karyawan yang terdiri atas lebih dari 100 dokter spesialis, sekitar 800 perawat, serta 200 bidan.
"RS Undata terus memperkuat sumber daya manusia (SDM) kesehatan. Saat ini Undata tercatat sebagai fasilitas kesehatan dengan jumlah SDM terbesar di Sulawesi Tengah, yaitu mencapai 1.511 karyawan yang mencakup lebih dari 100 dokter spesialis, 800 perawat, dan 200 bidan," terangnya.
Selain memperkuat jumlah tenaga medis, manajemen RS Undata juga berupaya menghadirkan dokter subspesialis untuk menangani kasus-kasus dengan tingkat kompleksitas tinggi. Langkah tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan sejumlah institusi pendidikan dan rumah sakit rujukan.
"Desember 2026 kami akan menyambut dokter Obgyn Onkologi. Kami juga telah menjalin kerja sama dengan RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo dan Universitas Hasanuddin Makassar untuk menghadirkan dokter bedah digestif," beber Jumriani.
Dengan penambahan tenaga subspesialis tersebut, RS Undata menargetkan semakin banyak kasus kompleks dapat ditangani di dalam daerah sehingga kebutuhan rujukan pasien ke luar Sulawesi Tengah dapat ditekan.
Sumber: