Donggala Bangun Kampung Nelayan Merah Putih Senilai Rp30,2 Miliar
Bupati Donggala Vera Elena Laruni.-Foto: ANTARA/HO-Pemkab Donggala-
Donggala, Disway id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala, Sulawesi Tengah, mulai membangun kawasan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dengan nilai investasi Rp30,2 miliar. Pembangunan tersebut mendapat dukungan pendanaan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Bupati Donggala Vera Elena Laruni mengatakan, pembangunan KNMP menjadi langkah penting untuk mendorong perkembangan sektor perikanan tangkap sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.
"Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih ini menjadi catatan bersejarah bagi perkembangan dan pertumbuhan usaha perikanan tangkap di Kabupaten Donggala dengan nilai investasi sebesar Rp30,2 miliar," kata Vera dilansir dari Antara, Minggu (11/10/2026).
Ia menjelaskan, kawasan KNMP dirancang menggunakan konsep hub dan penyangga untuk memperkuat kegiatan pendaratan ikan serta distribusi hasil laut yang dihasilkan nelayan setempat.
Sejumlah sarana penunjang disiapkan untuk mendukung kegiatan tersebut, mulai dari tambatan perahu nelayan, shelter pendaratan ikan, kantor pengelola, dok kapal, pabrik es, gedung penyimpanan beku (cold storage), hingga kios yang menyediakan kebutuhan perbekalan nelayan.
"Untuk fasilitas infrastruktur yang disiapkan di kawasan KNMP meliputi tambatan perahu nelayan, shelter pendaratan ikan, kantor pengelola, dok kapal, pabrik es, gedung beku (cold storage), hingga kios perbekalan nelayan," ucapnya.
Pembangunan kawasan ini direncanakan tersebar di enam titik strategis di Kabupaten Donggala. Lokasi yang disebutkan meliputi Desa Salubomba di Kecamatan Banawa Tengah, Kelurahan Bone Oge di Kecamatan Banawa, Desa Batusuya di Kecamatan Sindue Tombusabora, Desa Tompe di Kecamatan Sirenja, serta Desa Panggalaseang di Kecamatan Sojol. Satu lokasi lainnya ditetapkan dalam program tersebut.
Menurut Vera, pembangunan KNMP tidak hanya berfokus pada penyediaan infrastruktur fisik, tetapi juga diharapkan menjadi fondasi bagi pengembangan kawasan pesisir yang lebih produktif, mandiri, dan modern.
"Harapannya masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan dapat mentransformasi kawasan pesisir tradisional menjadi kawasan yang mandiri, maju, modern, dan sejahtera," katanya.
Sumber: