Pemprov Sulteng Bentuk Satgas Terpadu, Bidik Optimalisasi PAD dari Sektor Industri

Pemprov Sulteng Bentuk Satgas Terpadu, Bidik Optimalisasi PAD dari Sektor Industri

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid.-Foto: Instagram/anwarhafid14-

Palu, Disway.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) membentuk satuan tugas (satgas) terpadu untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari potensi pajak dan retribusi aktivitas industri di Kabupaten Morowali dan Morowali Utara.

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengatakan, masih terdapat potensi penerimaan daerah yang perlu digali untuk memperkuat kondisi fiskal pemerintah provinsi.

“Potensi pendapatan kita masih cukup besar. Dua bulan ke depan harus kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk memaksimalkan potensi yang ada,” kata Anwar dalam keterangan tertulis yang diterima di Palu, dilansir Antara, Sabtu (24/10/2026).

Pembentukan satgas tersebut dilakukan di tengah ketidakpastian penyelesaian kewajiban kurang bayar dari pemerintah pusat yang turut memengaruhi kondisi keuangan daerah.

Meski demikian, Anwar menyebut capaian pendapatan daerah sejauh ini menunjukkan perkembangan yang baik.

“Alhamdulillah, capaian pendapatan kita sudah sangat baik,” ujar dia.

Satgas Libatkan Sejumlah Perangkat Daerah

Anwar menegaskan, upaya meningkatkan PAD tidak bisa hanya mengandalkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Seluruh perangkat daerah perlu berperan sesuai tugas dan fungsi masing-masing untuk mengidentifikasi potensi penerimaan yang belum tergarap.

Karena itu, satgas terpadu direncanakan melibatkan sejumlah instansi, antara lain perangkat daerah yang menangani pendapatan, lingkungan hidup, kehutanan, ketenagakerjaan, serta bidang teknis lainnya.

Tim tersebut akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten guna memperkuat pendataan, pengawasan, dan optimalisasi penerimaan dari kegiatan usaha yang memiliki kewajiban pajak maupun retribusi daerah.

“Semua perangkat daerah harus terlibat. Dinas teknis menjalankan tugas pokok dan fungsinya di lapangan, kemudian tim pendapatan ikut mengoptimalkan potensi pajaknya. Kita kerjakan bersama-sama agar hasilnya maksimal,” katanya.

Melalui koordinasi lintas instansi, pemerintah provinsi berharap potensi penerimaan dari aktivitas ekonomi, khususnya di kawasan industri Morowali dan Morowali Utara, dapat terdata dan ditindaklanjuti secara lebih optimal.

Realisasi Pendapatan Daerah Capai Rp3,46 Triliun

Berdasarkan data Bapenda Sulawesi Tengah, realisasi pendapatan daerah hingga 8 Oktober 2026 mencapai Rp3,46 triliun atau 71,69 persen dari target APBD 2026 sebesar Rp4,82 triliun.

Sumber: