Muzani Serukan Hentikan Perang AS-Israel vs Iran Demi Idul Fitri Damai

Rabu 18-03-2026,15:30 WIB
Reporter : Mihardin
Editor : Mihardin

Jakarta, Disway.id - Ketua MPR RI Ahmad Muzani menanggapi memanasnya konflik antara Amerika Serikat-Israel dan Iran dengan harapan agar ketegangan tidak semakin meluas, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Ia mengapresiasi sikap negara-negara di kawasan Teluk Persia yang dinilai mampu menahan diri sehingga situasi tidak semakin memburuk. Menurutnya, kondisi yang lebih kondusif akan memberi rasa aman bagi umat Islam dalam merayakan Idul Fitri.

“Kita bersyukur bahwa para pemimpin negara-negara di Teluk bisa menahan diri. Ini sebagai penghormatan kepada umat Islam untuk bisa merayakan momen Idul Fitri dengan aman dan damai. Kita juga bersyukur bahwa Arab Saudi sebagai penjaga dua Tanah Suci Mekkah dan Madinah bisa menjamin kelangsungan beribadah umroh dengan lancar sejauh ini,” kata Muzani dalam keterangannya, Rabu (18/3/2026).

Muzani menilai, jika konflik dapat dihentikan, maka dampak global seperti krisis minyak bisa mereda dan berdampak positif terhadap perekonomian dunia. Hal ini juga penting mengingat umat Islam akan segera memasuki musim ibadah haji.

Ia pun menekankan pentingnya diplomasi sebagai jalan utama menyelesaikan konflik. Menurutnya, sejarah telah membuktikan bahwa perdamaian dunia dapat terjaga melalui dialog antarnegara.

“Kita telah menyaksikan dunia selama puluhan tahun dalam keadaan damai melalui diplomasi. Maka penting bagi setiap pemimpin untuk kembali melakukan dialog daplomasi sebagai cara utama menciptakan perdamaian,” jelas Muzani.

Lebih lanjut, Muzani menyebut Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto cukup aktif merespons situasi global tersebut, termasuk upaya terlibat dalam mendorong perdamaian. Meski demikian, langkah tersebut juga memicu perbedaan pandangan di dalam negeri.

Menurutnya, perbedaan opini merupakan hal wajar dalam sistem demokrasi, selama tetap mengedepankan dialog sebagai solusi.

Di akhir pernyataannya, Muzani mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu sensitif yang berpotensi memecah persatuan. Ia menegaskan pentingnya menjaga kepercayaan terhadap pemerintah demi memperkuat posisi Indonesia di kancah global.

“Kita tidak boleh mudah terpancing dengan isu-isu yang sensitif yang dapat memecah belah persatuan kita. Sebagai rakyat kita harus membangun rasa kepercayaan kepada pemimpin kita, kepada pemerintah kita, kepada Presiden kita. Dengan kepercayaan yang kuat, maka Indonesia tidak akan mudah dipecah belah,” tutup Muzani.

Kategori :