Sulteng,Disway.id, Viral - Sebuah data yang dikutip dari media sosial pada Rabu(29/7) menuliskan informasi yang cukup menarik.
Badan Narkotika Nasional (BNN) mengklaim asap hasil pemusnahan narkotika aman untuk dihirup.
Bahkan untuk narkotika jenis ganja yang pengunaannya dengan cara dibakar, asap hasil pemusnahannya juga dipastikan telah steril dan tidak menimbulkan efek samping.
Sebab, asap hasil pembakaran tidak lagi memiliki kandungan narkoba.
“Asap yang keluar dari fasilitas pemusnah narkotika tidak mengandung jejak narkotika dan aman untuk dihirup,” kata Budi dalam konferensi pers.
“Pemusnahan dilakukan dengan menggunakan alat insinerator dengan prinsip kerja sistem pembakaran dua tungku,” tutur Budi.
Menurut Budi, kedua tungku mesin tersebut akan bekerja secara berurutan dalam proses pembakaran.
“Proses ini berlangsung minimum selama 2 detik untuk memastikan tidak ada molekul yang lolos tanpa mengalami pemecahan,” kata Budi.
Pada tungku pertama, pembakaran dilakukan pada suhu sekitar 600 hingga 850 derajat celcius. Pada proses pembakaran ini, molekul-molekul yang ada pada narkotika secara perlahan mulai terurai dan menyisakan partikel-partikel halus.
Proses pemusnahan kemudian dilanjutkan pada tungku kedua yang beroperasi pada suhu 850 hingga 1100 derajat celcius. Budi mengklaim, seluruh molekul narkotik dipastikan akan pecah dalam suhu setinggi itu.
“Tungku ini memastikan bahwa semua molekul narkotika yang masih tersisa benar-benar hancur,” ujarnya.
Melalui proses pembakaran di dua tungku tersebut kemudian terurai menjadi senyawa-senyawa sederhana, seperti karbon dioksida dan uap air.