Anwar Hafid Paparkan Realisasi Program 9 BERANI Tahun 2025 di Kabupaten Sigi

Anwar Hafid Paparkan Realisasi Program 9 BERANI Tahun 2025 di Kabupaten Sigi

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, melakukan pertemuan dengan Menteri Keuangan Republik Indonesia guna membahas berbagai isu strategis terkait pelaksanaan kebijakan fiskal dan pembangunan daerah.-Foto: Instagram/anwarhafid14-

Palu, Disway.id - Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyampaikan, sejumlah program unggulan 9 BERANI telah direalisasikan sepanjang tahun 2025 sebagai bagian dari langkah strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Program 9 BERANI tersebut dirumuskan berdasarkan pengalaman birokrasi yang telah dilalui bersama Wakil Gubernur Sulawesi Tengah serta disesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat di daerah,” katanya dalam keterangannya, Kamis (25/12/2025).

Pernyataan tersebut disampaikan Anwar Hafid dalam rapat kerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Sigi yang membahas sinergi dan capaian pembangunan daerah.

Pada sektor Berani Cerdas, Gubernur menjelaskan bahwa sebanyak 18.724 mahasiswa telah menerima manfaat beasiswa. Hingga akhir Desember 2025, jumlah penerima ditargetkan mencapai 23.000 mahasiswa. Khusus bagi masyarakat ber-KTP Kabupaten Sigi, tercatat sebanyak 1.694 orang telah memperoleh bantuan beasiswa.

Sementara itu, melalui program Berani Sehat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus mendorong serta mendukung Pemerintah Kabupaten Sigi untuk mencapai cakupan Universal Health Coverage hingga 80 persen. Upaya ini dilakukan guna memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang layak.

Pada sektor Berani Lancar, pemerintah provinsi mengalokasikan anggaran sebesar Rp214 miliar untuk pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan di Kabupaten Sigi. Pekerjaan tersebut meliputi ruas Jalan Guru Tua, Jalan Desa Toru, serta ruas Jalan Gimbu.

Pembangunan infrastruktur ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Lebih lanjut, Anwar Hafid menegaskan bahwa rapat kerja tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam menyerap secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi daerah. Menurutnya, setiap kabupaten memiliki karakteristik serta tantangan yang berbeda dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan.

Gubernur berharap rapat kerja ini dapat menghasilkan kesepakatan yang konstruktif sehingga arah pembangunan ke depan dapat disusun secara lebih terencana dan terkoordinasi. Ia juga menekankan posisi strategis Kabupaten Sigi sebagai wilayah penyangga ibu kota provinsi yang perlu ditata dan dikelola secara optimal.

Melalui sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten, Anwar Hafid berharap implementasi program 9 BERANI dapat berjalan maksimal sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Sumber:

Berita Terkait