Sekjen Kemenkum Apresiasi Peran Humas Jaga Kualitas Komunikasi Publik
Sekjen Kemenkum Nico Afinta mengapresiasi jajaran humas, baik di tingkat pusat maupun wilayah, atas kontribusi aktif mereka dalam menjaga kualitas komunikasi organisasi.-Foto: Kanwil Kemenkum Sulteng-
Palu, Disway.id - Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum (Sekjen Kemenkum), Nico Afinta mengapresiasi jajaran humas, baik di tingkat pusat maupun wilayah, atas kontribusi aktif mereka dalam menjaga kualitas komunikasi organisasi. Apresiasi tersebut disampaikan dalam kegiatan Zoom Meeting nasional yang diikuti seluruh Kantor Wilayah Kementerian Hukum se-Indonesia, Senin (5/1/2026).
Nico Afinta menegaskan, humas memegang posisi strategis dalam mengelola arus informasi institusi. Menurutnya, humas berperan memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada publik bersifat akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ia menilai, di tengah dinamika informasi yang berkembang cepat, kualitas komunikasi publik menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat citra positif kementerian.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah, Rakhmat Renaldy, menyampaikan bahwa apresiasi dari Sekretaris Jenderal menjadi dorongan moral bagi jajaran humas di daerah.
“Penghargaan ini merupakan pengakuan atas kerja kolektif humas, baik di pusat maupun wilayah. Ini menjadi motivasi untuk terus menjaga profesionalisme dalam menyampaikan informasi kepada publik,” ujar Rakhmat Renaldy.
Ia menambahkan, humas di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulteng diharapkan terus meningkatkan sinergi internal, memperkuat kualitas pemberitaan, serta menjaga etika komunikasi organisasi.
“Humas adalah representasi institusi di ruang publik. Karena itu, setiap informasi harus disampaikan secara cermat, objektif, dan bertanggung jawab,” tambahnya.
Melalui apresiasi tersebut, Kanwil Kemenkum Sulawesi Tengah berharap jajaran humas semakin terdorong untuk berperan aktif dalam mendukung kinerja organisasi serta membangun komunikasi publik yang sehat, kredibel, dan profesional.
Sumber: