Waspada Varian Baru Covid 19 dari AS, Mampu Tembus Perlindungan Vaksin

Waspada Varian Baru Covid 19 dari AS, Mampu Tembus Perlindungan Vaksin

--

Perbedaan genetik ini menjadi perhatian serius karena vaksin Covid-19 yang tersedia saat ini dirancang untuk menargetkan subvarian JN.1. 

Kondisi tersebut memunculkan kemungkinan perlunya pembaruan vaksin agar tetap efektif menghadapi varian baru.

 

BA.3.2 diketahui membawa sekitar 70 hingga 75 mutasi pada protein lonjakan (spike protein), bagian virus yang berfungsi untuk masuk ke dalam sel manusia. 

Banyaknya mutasi ini diduga membuat virus lebih mudah menular sekaligus lebih mampu menghindari sistem kekebalan tubuh.

 

Hasil studi laboratorium menunjukkan bahwa varian ini memiliki kemampuan lebih besar dalam menghindari antibodi yang dihasilkan oleh vaksin Covid-19. Para peneliti menyebut hal ini kemungkinan dipicu oleh perubahan pada struktur protein lonjakan.

 

“Vaksin mRNA Covid-19 adaptasi LP.8.1 tahun 2025–2026 menunjukkan perlindungan terhadap strain JN.1 yang saat ini dominan, tetapi memiliki netralisasi antibodi terendah terhadap BA.3.2 dalam studi laboratorium terhadap tujuh varian, yang berpotensi memengaruhi perlindungan yang diberikan oleh vaksin,” ungkap para peneliti dikutip Independen. 

 

Meski demikian, tingkat kekhawatiran terhadap varian ini masih perlu dikaji lebih lanjut. BA.3.2 memang telah ditemukan di banyak negara bagian di AS, termasuk California, New York, Texas, hingga Florida. Namun, varian ini belum menjadi varian dominan.

 

Selain itu, data sementara menunjukkan bahwa infeksi akibat BA.3.2 tidak lebih parah dibandingkan varian lainnya. 

Beberapa kasus yang terdeteksi pada pasien rumah sakit terjadi pada Desember dan Januari di tiga negara bagian. Pasien tersebut terdiri dari dua lansia dengan penyakit penyerta dan satu anak kecil.

Seluruh pasien dilaporkan selamat. Peneliti juga menegaskan bahwa keberadaan varian ini pada pasien rawat inap tidak otomatis menunjukkan bahwa BA.3.2 menyebabkan penyakit yang lebih serius.

Sumber: