Sekolah Tetap Tatap Muka! Pemerintah Tegas Hapus Belajar Daring untuk SD–SMA
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.-Foto: Satpres-
Jakarta, Disway.id - Pemerintah memastikan tidak ada lagi skema kegiatan belajar mengajar (KBM) secara daring bagi siswa SD hingga SMA. Seluruh aktivitas pendidikan di jenjang dasar dan menengah tetap berlangsung secara tatap muka penuh selama lima hari dalam sepekan.
Penegasan ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam konferensi pers, Selasa (31/3). Ia menekankan bahwa sistem pembelajaran luring tetap menjadi prioritas di seluruh Indonesia.
“Di sektor pendidikan tetap melakukan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka, yaitu luring secara normal di seluruh jenjang pendidikan dasar hingga menengah,” ujar Airlangga.
Tak hanya itu, pemerintah juga membuka penuh aktivitas penunjang pendidikan. Kegiatan olahraga, baik perlombaan maupun ekstrakurikuler, dipastikan tetap berjalan tanpa pembatasan.
Sementara untuk perguruan tinggi, mahasiswa semester empat ke atas akan mengikuti kebijakan yang disesuaikan dengan surat edaran dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Di sisi lain, pemerintah mulai mendorong perubahan pola kerja melalui kebijakan transformasi budaya kerja dan penghematan energi. Salah satunya dengan menerapkan sistem kerja dari rumah (work from home/WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) selama satu hari dalam sepekan, yang mulai berlaku pada 1 April 2026.
Pemerintah juga mengimbau sektor swasta untuk mengikuti langkah serupa sebagai bagian dari upaya efisiensi energi di tengah dinamika global.
“Sebagai langkah adaptif dan preventif, pemerintah menetapkan kebijakan transformasi budaya kerja yang mendorong perubahan perilaku kerja yang lebih efisien, produktif, dan berbasis digital,” jelas Airlangga.
Sumber: