Hak Warga Binaan Dijaga, Lapas Parigi Perketat Standar Dapur
Kepala Kanwil Ditjenpas Sulteng Herman Mulawarman memastikan bahan makanan yang berkualitas dan sesuai standar pelayanan.-Foto: ANTARA/HO-Kanwil Ditjenpas Sulteng-
Parigi, Disway.id - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Parigi, Sulawesi Tengah, terus memperkuat pemenuhan hak dasar warga binaan pemasyarakatan (WBP), salah satunya melalui penyediaan bahan makanan yang berkualitas dan sesuai standar pelayanan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lapas Kelas III Parigi, I Wayan Widana, menegaskan pihaknya berkomitmen menjaga mutu pelayanan dasar dengan memastikan seluruh proses penyediaan makanan dilakukan secara optimal, mulai dari pemilihan bahan hingga penyajian.
“Kami berkomitmen menjaga kualitas bahan makanan, meningkatkan kebersihan dapur, serta memastikan setiap proses pengolahan makanan memenuhi standar yang telah ditetapkan sehingga hak warga binaan dapat terpenuhi dengan baik,” katanya di Parigi, dilansir Antara, Sabtu (18/7/2026).
Ia menjelaskan, pengawasan terhadap kualitas bahan makanan, kebersihan dapur, serta proses pengolahan terus diperketat agar seluruh tahapan penyajian memenuhi standar yang berlaku.
Selain itu, Lapas Parigi juga akan menindaklanjuti arahan dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sulawesi Tengah dengan meningkatkan sistem pengawasan, melakukan evaluasi secara berkala, serta terus memperbaiki kualitas pelayanan makanan bagi warga binaan.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Tengah, Herman Mulawarman, menegaskan bahwa penyediaan makanan yang layak merupakan hak dasar warga binaan yang harus dipenuhi dengan kualitas terbaik.
“Pelayanan makanan bukan sekadar memenuhi kebutuhan harian, tetapi merupakan bagian dari pemenuhan hak warga binaan. Karena itu, kualitas bahan makanan, kebersihan dapur, dan proses pengolahannya harus terus dijaga sesuai standar. Jangan pernah berkompromi terhadap kualitas pelayanan,” ujarnya.
Saat melakukan kunjungan ke Lapas Kelas III Parigi, Herman meninjau langsung fasilitas dapur, mulai dari ruang pengolahan makanan, tempat penyimpanan bahan baku, sanitasi, peralatan memasak, hingga daftar menu siklus 10 hari yang menjadi acuan penyajian makanan bagi warga binaan.
Tak hanya itu, ia juga mencicipi makanan yang telah dimasak untuk memastikan cita rasa, tingkat kematangan, serta kelayakan konsumsi sebelum dibagikan kepada warga binaan.
Herman memberikan apresiasi atas kondisi dapur Lapas Parigi yang dinilainya telah tertata dengan baik. Meski demikian, ia meminta kualitas pelayanan tersebut terus dipertahankan dan ditingkatkan melalui evaluasi rutin, inovasi menu, serta pengawasan yang berkesinambungan.
Ia menambahkan, Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah akan terus memperkuat pengawasan terhadap pelayanan dasar di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) pemasyarakatan di wilayahnya agar setiap warga binaan memperoleh layanan yang layak, aman, dan berkualitas.
Sumber: