Wali Kota Palu Tekankan Profesionalisme PPPK Paruh Waktu dalam Pelayanan Publik

Wali Kota Palu Tekankan Profesionalisme PPPK Paruh Waktu dalam Pelayanan Publik

Wali Kota Palu, Sulawesi Tengah, Hadianto Rasyid, mengingatkan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu yang baru diangkat agar bekerja secara profesional dalam menjalankan tugas pelayanan publik.-Foto: ANTARA/HO-Humas Pemkot Palu-

Palu, Disway.id - Wali Kota Palu, Sulawesi Tengah, Hadianto Rasyid, mengingatkan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu yang baru diangkat agar bekerja secara profesional dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

Penegasan tersebut disampaikan Hadianto Rasyid usai menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan PPPK Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kota Palu, yang berlangsung di Palu, Kamis (22/1/2026).

"Sekarang status mereka sudah aparatur sipil negara (ASN), maka kinerja dalam menyelenggarakan pelayanan publik harus lebih baik dan ditingkatkan," kata Hadianto Rasyid.

Ia menyampaikan bahwa sebanyak 959 PPPK paruh waktu yang baru diangkat diharapkan dapat memperkuat kapasitas pelayanan di masing-masing instansi. Dengan bertambahnya jumlah aparatur, kinerja organisasi pemerintah diharapkan semakin solid sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih cepat dan efisien.

Menurut Hadianto, pengelolaan pemerintahan menuntut kedisiplinan, integritas, serta loyalitas yang tinggi. Oleh karena itu, seluruh aparatur dituntut untuk menunjukkan kinerja yang optimal sesuai tanggung jawab yang diemban.

"Tentunya pelaksanaan tugas harus mengacu pada standar operasional prosedur (SOP) di unit kerja masing-masing, setiap ASN punya beban tugas masing-masing. Kerjakan pekerjaan sesuai tugas," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa status paruh waktu tidak boleh dimaknai sebagai kelonggaran dalam bekerja. Setiap ASN, termasuk PPPK paruh waktu, tetap memiliki kewajiban untuk melaksanakan tugas pokok secara profesional dan maksimal.

"Saya berharap para pegawai yang telah beralih status dari honorer menjadi ASN tetap solid, jangan berjumawa, tetap tanamkan rendah hati karena tugas kita melayani masyarakat," ucap Hadianto.

Lebih lanjut, Hadianto menekankan bahwa integritas dan kebersamaan merupakan fondasi utama dalam membangun birokrasi yang bersih dan berorientasi pada pelayanan. Ia mengingatkan agar para ASN bekerja dengan ketulusan, bukan sekadar menjalankan kewajiban formal.

"Saya menghargai dedikasi kalian, membantu kami menggerakkan roda pemerintahan. Kesabaran, ketelitian dan keuletan bekerja salah satu penilaian kinerja pegawai. Manfaatkan pekerjaan ini untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan dan untuk membanggakan keluarga," kata dia.

Sumber: