Kanwil Kemenkum Sulteng Siapkan Dokumentasi Visual Posbankum di Kelurahan Talise

Kanwil Kemenkum Sulteng Siapkan Dokumentasi Visual Posbankum di Kelurahan Talise

Kanwil Kemenkum Sulteng tengah mematangkan persiapan pengambilan foto dan video dokumentasi di Kelurahan Talise, Kota Palu.-Foto: Kanwil Kemenkum Sulteng-

Palu, Disway.id - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng) tengah mematangkan persiapan pengambilan foto dan video dokumentasi di Kelurahan Talise, Kota Palu. Kegiatan tersebut direncanakan sebagai bagian dari penyusunan materi publikasi visual yang berkaitan dengan program Pos Bantuan Hukum (Posbankum) serta pembinaan hukum di Sulawesi Tengah, Selasa (27/1/2026).

Persiapan difokuskan pada perencanaan pengambilan visual dengan format landscape yang menampilkan suasana kelurahan, aktivitas masyarakat, serta berbagai elemen pendukung Posbankum. Visual tersebut diharapkan mampu merepresentasikan kehadiran layanan hukum negara hingga ke tingkat kelurahan dan desa.

Selain pengambilan gambar, Kanwil Kemenkum Sulteng juga merancang perekaman testimoni singkat dari sejumlah pihak, mulai dari paralegal, kepala desa dan lurah, tokoh masyarakat, hingga warga penerima layanan Posbankum. Testimoni ini diharapkan dapat menggambarkan secara langsung manfaat serta dampak keberadaan Posbankum dan program pembinaan hukum yang telah berjalan di Sulawesi Tengah.

Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, menjelaskan bahwa kegiatan dokumentasi tersebut disiapkan untuk memperkuat penyampaian informasi kepada masyarakat agar lebih efektif dan mudah dipahami.

“Kami sedang menyiapkan dokumentasi visual yang mampu menyampaikan pesan layanan hukum secara sederhana dan membumi. Melalui foto, video, dan testimoni, masyarakat dapat lebih memahami peran Posbankum di lingkungan mereka,” ujar Rakhmat Renaldy.

Dalam perencanaan kegiatan tersebut, juga disiapkan pengambilan video salam dari para narasumber sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan akses keadilan serta peningkatan kesadaran hukum masyarakat di Sulawesi Tengah.

Lebih lanjut, Rakhmat Renaldy menegaskan bahwa materi visual yang dihasilkan nantinya tidak hanya dimanfaatkan sebagai bahan publikasi, tetapi juga sebagai media edukasi hukum bagi masyarakat luas.

“Materi ini kami rancang agar dapat menjadi media edukasi yang inspiratif, sekaligus memperlihatkan komitmen negara dalam menghadirkan layanan hukum yang dekat, inklusif, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

Melalui persiapan tersebut, Kanwil Kemenkum Sulteng berharap proses pengambilan foto dan video dapat berjalan optimal serta menghasilkan materi publikasi yang informatif, humanis, dan representatif dalam memperkuat narasi akses keadilan di Sulawesi Tengah.

Sumber: