Kanwil Kemenkum Sulteng Dorong Budaya Kerja Proaktif dan Responsif Antarunit

Kanwil Kemenkum Sulteng Dorong Budaya Kerja Proaktif dan Responsif Antarunit

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kakanwil Kemenkum Sulteng), Rakhmat Renaldy.-Foto: Kanwil Kemenkum Sulteng-

Palu, Disway.id – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng) menegaskan pentingnya membangun budaya kerja yang proaktif melalui kebiasaan memantau perkembangan informasi secara berkelanjutan, saling berbagi informasi, serta saling mengingatkan antarunit kerja. Langkah ini dinilai krusial untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan ketepatan pengambilan keputusan.

Penguatan komitmen tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan koordinasi internal, mencegah keterlambatan arus informasi, serta memastikan setiap kebijakan dan program berjalan sejalan dengan arah dan tujuan organisasi. Seluruh jajaran didorong untuk aktif mengikuti perkembangan informasi, baik yang berkaitan dengan kebijakan, program kerja, maupun dinamika pelaksanaan tugas di lapangan.

Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, menekankan bahwa keterbukaan dan kecepatan penyampaian informasi menjadi salah satu kunci utama efektivitas kerja organisasi.

“Dengan kebiasaan memantau informasi dan saling memberitahukan, setiap unit kerja dapat bergerak lebih cepat, tepat sasaran, serta menghindari terjadinya miskomunikasi,” ujarnya dikutip, Senin (2/2/2026).

Ia juga menambahkan bahwa budaya saling mengingatkan harus dipahami sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga kualitas kinerja institusi.

“Saling mengingatkan bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan setiap tugas dan program berjalan sesuai rencana, ketentuan, serta target yang telah ditetapkan,” tambahnya.

Melalui penguatan komunikasi dan kepedulian antarjajaran, Kanwil Kemenkum Sulteng berharap dapat menciptakan lingkungan kerja yang solid, responsif, dan adaptif terhadap perubahan, sehingga mampu memberikan pelayanan hukum yang profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Sumber: