Ziarah Lebaran, Anwar Hafid Kenang Orang Tua: Doa Tak Pernah Terputus
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, membagikan momen reflektif saat melakukan ziarah ke makam orang tuanya dalam suasana Idul Fitri 1447 Hijriah.-Foto: Instagram/anwarhafid14-
Palu, Disway.id - Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, membagikan momen reflektif saat melakukan ziarah ke makam orang tuanya dalam suasana Idul Fitri 1447 Hijriah. Dalam pernyataannya, ia menyebut bahwa setiap orang memiliki tempat untuk kembali, dan bagi dirinya, salah satu “rumah” itu adalah pusara kedua orang tua yang telah lebih dulu berpulang.
“Setiap anak memiliki rumah untuk pulang. Dan bagi saya, salah satu rumah itu adalah tempat ini, di mana raga kedua orang tua beristirahat,” ujarnya dikutip dari akun Instagram, Senin (23/3/2026).
Menurut Anwar Hafid, ziarah bukan hanya menjadi tradisi, tetapi juga ruang untuk merenungi makna kehidupan, termasuk tentang doa dan kehilangan.
“Di sini, saya belajar bahwa doa tak mengenal jarak dan kehilangan bukan berarti akhir dari segalanya,” katanya.
Ia menegaskan bahwa warisan terbesar dari orang tua bukan hanya kenangan, melainkan nilai-nilai hidup yang terus menjadi pedoman hingga saat ini.
“Apa yang mereka wariskan bukan sekadar kenangan, tetapi nilai yang terus menuntun arah hidup saya sampai hari ini,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga memanjatkan doa agar kedua orang tuanya mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan.
“Semoga Allah memuliakan mereka, melapangkan kuburnya, dan mengizinkan saya terus menjadi bagian dari amal jariyah mereka,” pungkasnya.
Momen ziarah tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan Lebaran yang tidak hanya diisi dengan kebersamaan, tetapi juga refleksi dan penghormatan kepada orang tua yang telah tiada.
Sumber: