Sungai Mapaga Meluap, 30 Rumah di Desa Labean Donggala Terendam Banjir
Banjir merendam sejumlah warga di Donggala, Sulteng. -Foto: BPBD Sulteng-
Donggala, Disway.id - Banjir kembali melanda wilayah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng). Kali ini, sekitar 30 rumah warga di Desa Labean, Kecamatan Balaesang, terendam akibat luapan Sungai Mapaga, Jumat petang, (3/4/2026).
Pelaksana Tugas Kepala BPBD Sulawesi Tengah, Asbudianto, mengatakan peningkatan debit air sungai terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari.
"Debit air Sungai Mapaga meningkat drastis, hingga meluap dan merendam permukiman warga di Dusun 7 Desa Labean," ujarnya dalam keterangan tertulis di Palu.
Ia menjelaskan, air mulai masuk ke rumah warga sekitar pukul 15.00 WITA. Meski sempat menggenangi permukiman, tidak ada laporan korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi.
Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Provinsi Sulawesi Tengah langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan awal dan pendataan dampak banjir. Koordinasi juga dilakukan dengan BPBD Kabupaten Donggala guna memastikan langkah penanganan berjalan efektif.
“Kami telah menurunkan tim untuk melakukan pendataan serta berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Donggala guna langkah penanganan lanjutan,” kata Asbudianto.
Sebagai langkah antisipasi ke depan, BPBD mengidentifikasi sejumlah kebutuhan mendesak, di antaranya pembangunan bronjong di sepanjang aliran sungai untuk menahan erosi serta pembuatan sistem drainase yang lebih memadai agar aliran air saat hujan deras dapat terkendali.
Aparat Desa Labean turut terlibat dalam penanganan awal dengan membantu pendataan warga terdampak serta memastikan kondisi lingkungan tetap aman pascabanjir. Warga pun diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat cuaca masih berpotensi hujan.
Saat ini, kondisi di lokasi dilaporkan mulai membaik. Hujan telah reda dan debit air berangsur surut dari permukiman warga. Meski demikian, tim gabungan tetap bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan banjir kembali terjadi.
Sumber: