HUT Sulteng: Pemprov Hadirkan Beragam Kegiatan, Gerakkan Ekonomi Lokal

HUT Sulteng: Pemprov Hadirkan Beragam Kegiatan, Gerakkan Ekonomi Lokal

--

Disway, sulteng.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menghadirkan beragam rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 provinsi itu sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat, memperkuat persatuan, dan melestarikan budaya daerah.

 

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid di Palu, Selasa, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga bertujuan memperkuat persatuan sekaligus mendorong kemajuan daerah menuju “Sulteng Nambaso”.

Ia menjelaskan bahwa istilah “Nambaso” berasal dari bahasa Kaili yang berarti “besar”, namun dalam konteks pembangunan daerah merupakan akronim dari “Anak Miskin Bisa Sekolah”.

 

“Tidak boleh ada anak di Sulawesi Tengah yang tidak bisa sekolah hanya karena keterbatasan ekonomi. Itu adalah tekad besar kita bersama,” katanya.

 

Selain menekankan pentingnya pendidikan, gubernur juga mengingatkan bahwa kemajuan daerah harus tetap berpijak pada kekuatan budaya dan kearifan lokal sebagai identitas yang tidak boleh ditinggalkan di tengah arus modernisasi.

“Kita tidak boleh lepas dari akar budaya. Justru dengan budaya, kita akan tetap kuat di tengah kemajuan dunia,” ujarnya.

Beragam kegiatan yang digelar meliputi karnaval budaya yang menampilkan pakaian adat, kuliner khas, hingga seni tari dari berbagai etnis di Sulawesi Tengah.

Selain itu, terdapat pula pameran Expo Sulteng, layanan pendaftaran beasiswa dan program kesehatan, serta job fair yang membuka peluang kerja bagi masyarakat.

 

Ia mengatakan rangkaian kegiatan yang berlangsung dari 13 April hingga 18 April 2026 diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Lebih lanjut, pada 16 April 2026 juga direncanakan akan digelar kegiatan ekspor durian yang melibatkan sejumlah menteri, dengan sekitar 10.000 buah durian disiapkan sebagai bagian dari promosi komoditas unggulan daerah.

Sumber: