Pemkot-Palu Dorong Pengelolaan Sampah lebih Produktif

Pemkot-Palu Dorong Pengelolaan Sampah lebih Produktif

--

Disway,sulteng.id - Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, mendorong pengelolaan sampah yang lebih produktif dan bernilai ekonomi melalui pelibatan aktif masyarakat.

Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Kota Palu Nathan Pagasongan di Palu, Rabu, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Himpunan Aplikator Indonesia (HAPI) HAPI atas kolaborasi dalam pelaksanaan pelatihan teknis baja ringan bagi masyarakat.

 

“Pelatihan ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis kepada masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan serta mengelola sampah secara lebih produktif dan bernilai ekonomi,” katanya.

Ia menjelaskan, persoalan sampah plastik merupakan tantangan besar yang dihadapi oleh hampir seluruh daerah, termasuk Kota Palu, sehingga diperlukan inovasi, kreativitas, dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat dalam mengelola sampah agar tidak menjadi beban lingkungan.

 

Melalui pelatihan tersebut, peserta diajarkan cara memanfaatkan botol plastik bekas dengan menyediakan sarana berupa rak sampah dari baja ringan yang kuat, efisien, dan mudah diaplikasikan di lingkungan masyarakat.

 

Menurut dia, langkah tersebut menjadi upaya konkret dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih terstruktur sekaligus mendorong budaya hidup bersih dan peduli lingkungan.

 

Selain itu, lanjut dia, kegiatan ini juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Pengumpulan botol plastik bekas yang terorganisir dapat dimanfaatkan sebagai pemasukan tambahan bagi kas RT, RW, maupun lembaga lainnya.

“Ini merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat yang sangat positif, karena mampu mengubah sesuatu yang sebelumnya dianggap tidak bernilai menjadi sumber manfaat,” ujarnya.

 

Ia berharap para peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, baik dari sisi teori maupun praktik, sehingga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan serta disebarluaskan di lingkungan masing-masing.

Sumber: