BPBD Sulteng Data Dampak Banjir Rob di Buol dan Banggai Laut
--
Disway,sulteng.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah (sulteng) melakukan koordinasi dan pendataan terhadap sulteng.disway.id/listtag/6961/dampak">dampak banjir rob yang terjadi di Kabupaten sulteng.disway.id/listtag/6959/buol">Buol dan Kabupaten Banggai Laut.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Sulteng Asbudianto dalam keterangannya di Palu, Sabtu, mengatakan peristiwa banjir rob tersebut terjadi pada Sabtu (18/4) akibat gelombang pasang air laut yang menggenangi permukiman warga di wilayah pesisir.
Ia mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Buol dan Banggai Laut untuk melakukan asesmen di lokasi terdampak.
“Pendataan dilakukan untuk mengetahui jumlah rumah terdampak serta kebutuhan mendesak warga,” ujarnya.
Ia mengatakan di Kabupaten Buol, banjir rob terjadi di Desa Lakea I dan Desa Ngune, Kecamatan Lakea. Berdasarkan laporan sementara, lima unit rumah warga di Desa Lakea I terendam, sementara di Desa Ngune tercatat sekitar 50 unit rumah terdampak.
Ia mengungkapkan akibat banjir rob ini, sebanyak 50 kepala keluarga (KK) atau sekitar 150 jiwa di Desa Ngune mengungsi secara mandiri ke rumah kerabat.
Sementara itu, lanjut dia, di Kabupaten Banggai Laut, banjir rob terjadi di Desa Lambako dan Desa Pasir Putih, Kecamatan Banggai, serta Desa Kendek, Kecamatan Banggai Utara.
“Di Desa Lambako, delapan unit rumah warga mengalami rusak berat dengan total 39 jiwa terdampak. Seluruh warga dari delapan kepala keluarga tersebut juga mengungsi secara mandiri,” ujarnya.
Sumber: