Ribuan Mahasiswa Terima Beasiswa “Berani Cerdas”, Pemprov Sulteng Tekan Angka Putus Sekolah

Ribuan Mahasiswa Terima Beasiswa “Berani Cerdas”, Pemprov Sulteng Tekan Angka Putus Sekolah

Kadisdik Sulteng Firmanza DP, memaparkan capaian Program Beasiswa “Berani Cerdas” dalam momen Wisuda ke-46 sarjana, magister, dan doktoral Tahun Akademik 2025/2026 di UIN Datokarama Palu.-Foto: disdik.sultengprov.go.id-

Palu, Disway.id – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sulawesi Tengah (Sulteng) Firmanza DP, memaparkan capaian Program BeasiswaBerani Cerdas” dalam momen Wisuda ke-46 sarjana, magister, dan doktoral Tahun Akademik 2025/2026 di UIN Datokarama Palu, Senin (20/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Kampus 1 tersebut turut dihadiri Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf. Firmanza hadir mewakili Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid.

Dalam pemaparannya, Firmanza menegaskan bahwa program “Berani Cerdas” merupakan salah satu prioritas utama pemerintah provinsi yang bertujuan memperluas akses pendidikan tinggi dan menekan angka putus sekolah akibat keterbatasan biaya.

“Hingga Februari 2026, sebanyak 2.173 hingga 2.220 mahasiswa UIN Datokarama Palu telah dipastikan menjadi penerima Beasiswa Berani Cerdas dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Beasiswa ini membiayai Uang Kuliah Tunggal (UKT) melalui jalur prestasi dan afirmasi,” ujar Firmanza.

Ia menjelaskan, manfaat program tersebut telah dirasakan luas oleh masyarakat. Selain membantu meringankan beban orang tua, beasiswa ini juga memungkinkan mahasiswa lebih fokus menyelesaikan studi tanpa terkendala biaya pendidikan.

Secara keseluruhan, program ini telah menjangkau lebih dari 23 ribu mahasiswa dari target 25 ribu penerima di 387 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Pemerintah provinsi pun mengalokasikan anggaran hingga sekitar Rp264 miliar untuk mendukung pembiayaan UKT sejak program ini berjalan.

“Program ini menekan angka putus sekolah secara signifikan, meningkatkan rata-rata lama sekolah, serta mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Sulawesi Tengah. Mahasiswa penerima diharapkan dapat menyelesaikan studi tepat waktu dan berkontribusi bagi pembangunan daerah yang lebih maju,” tambahnya.

Firmanza menegaskan bahwa “Berani Cerdas” bukan sekadar bantuan biaya pendidikan, melainkan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia unggul serta memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Sementara itu, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengapresiasi capaian para wisudawan dan keberadaan program pendidikan daerah yang dinilai mampu memperkuat pemberdayaan masyarakat.

“Pendidikan tinggi bukan sekadar gelar, melainkan modal untuk menjadi solusi bagi masalah sosial di tengah masyarakat. Saya harap para wisudawan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh untuk kemajuan bangsa,” kata Saifullah Yusuf.

Rektor UIN Datokarama Palu, Lukman S. Thahir, turut menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dan daerah terhadap pengembangan pendidikan tinggi.

Prosesi wisuda berlangsung khidmat dengan dihadiri civitas akademika, keluarga wisudawan, serta tamu undangan lainnya.

Sumber:

Berita Terkait