3 Kakanwil di Sulteng Mendadak Kumpul, Ada Apa?

3 Kakanwil di Sulteng Mendadak Kumpul, Ada Apa?

Kanwil Ditjenpas Sulteng berkolaborasi lintas lembaga bersama Kanwil Ditjenim Sulteng dan Kanwil Kemenkum Sulteng.-Foto: Ditjenpas.go.id-

Palu, Disway.id - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sulawesi Tengah resmi mempererat kolaborasi lintas lembaga bersama Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi (Ditjenim) Sulteng dan Kanwil Kementerian Hukum (Kemenkum) Sulteng. Langkah besar ini ditandai saat Kepala Kanwil Ditjenpas Sulteng, Herman Mulawarman, menyambut kunjungan silaturahmi dari Kakanwil Ditjenim Sulteng, Arief Hazairin Satoto, serta Kakanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, Rabu (5/8/2026).

Sinergi tiga pilar di bawah naungan Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) ini ditujukan untuk mendongkrak mutu pelayanan publik, memperkokoh kepastian hukum, sekaligus mengawal akselerasi pembangunan daerah.

Diskusi awal dibuka bersama jajaran Kanwil Ditjenim Sulteng. Kedua pimpinan berfokus pada penyelarasan tugas pokok dan fungsi Kementerian migrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) di daerah, peningkatan mutu layanan, hingga penguatan kerja sama antarsatuan kerja demi merespons dinamika kebutuhan warga.

Herman menegaskan bahwa keterpaduan antara lini Pemasyarakatan dan Imigrasi merupakan modal krusial untuk melahirkan pelayanan publik yang tanggap dan berorientasi pada hasil.

"Kolaborasi adalah kekuatan utama dalam menghadirkan pelayanan publik yang makin profesional, cepat, dan berdampak. Dengan menyatukan langkah, kita dapat memperkuat pelaksanaan tugas Kemenimipas sekaligus menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Sulawesi Tengah," tegas Herman dikutip dari laman resmi Ditjenpas, Jumat (7/8/2026).

Sikap senada disampaikan Kakanwil Ditjenim Sulteng, Arief Hazairin Satoto, yang menyatakan kesiapan penuh instansinya untuk menjaga koordinasi erat dan berkelanjutan.

"Dengan semangat kebersamaan, kami optimistis berbagai program yang dijalankan akan makin efektif, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dan mendukung pembangunan daerah," ujarnya.

Penguatan Aspek Hukum Pemasyarakatan

Sesi berikutnya berlanjut saat Herman berdialog dengan Kakanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy. Keduanya membedah penguatan koordinasi di bidang hukum pemasyarakatan, optimalisasi mutu layanan hukum, hingga pengawalan program-program strategis kementerian di Sulawesi Tengah.

"Penguatan sinergi ini menjadi upaya menghadirkan Pemasyarakatan yang makin profesional, akuntabel, dan berlandaskan hukum. Kolaborasi yang baik akan memperkuat kualitas pelayanan, mendukung proses pembinaan Warga Binaan, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan pembangunan daerah," tegas Herman.

Ia menambahkan bahwa integrasi antar-instansi akan mempercepat mengeksekusi kebijakan di lapangan, mempertajam efektivitas layanan, serta menjamin tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.

"Kolaborasi bukan sekadar mempererat hubungan antarlembaga, tetapi memastikan setiap program Kemenko Kumham Imipas berjalan lebih efektif, menghadirkan kepastian hukum, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sinergi yang kuat akan menjadi fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan," tambah Herman.

Kakanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, menyambut hangat komitmen bersama tersebut karena diyakini bakal memperkuat implementasi regulasi di wilayah Sulteng.

"Sinergi ini diharapkan menghadirkan layanan hukum yang makin optimal, mendukung pelaksanaan tugas Pemasyarakatan, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Sulawesi Tengah," harap Rakhmat.

Sumber: