Baznas Sigi Bentuk UPZ di Polres, Perkuat Pengumpulan ZIS

Baznas Sigi Bentuk UPZ di Polres, Perkuat Pengumpulan ZIS

Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga bersama Ketua Baznas Sigi As’ad Syukur. -Foto: ANTARA/HO-Humas Polres Sigi-

Sigi, Disway.id - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, membentuk Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) di lingkungan Polres Sigi. Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sekaligus memperkuat pengelolaan dana umat.

Ketua Baznas Sigi As’ad Syukur mengatakan pembentukan UPZ di lingkungan kepolisian menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan pengumpulan ZIS di daerah.

"Jadi UPZ di Polres Sigi akan melakukan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah masing-masing personelnya," kata As’ad di Dolo, dilansir Antara, Minggu (9/8/2026).

Dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan kepada masyarakat yang masuk kategori mustahik serta kaum dhuafa. Dalam proses penyaluran, Polres Sigi akan tetap dilibatkan untuk memastikan transparansi dan bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

"Teknis penyaluran dana ZIS itu tetap melibatkan Polres Sigi sebagai bentuk transparansi dan memastikan bantuan diberikan kepada penerima manfaat dengan tepat sasaran," ujarnya.

Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga telah menginstruksikan seluruh personelnya untuk berpartisipasi dalam program penghimpunan ZIS melalui UPZ tersebut.

Menurut Kari, pembentukan UPZ di lingkungan Polres Sigi merupakan bagian dari pengelolaan ZIS di institusi kepolisian yang mengacu pada Surat Edaran Kapolri Nomor SE/10/VII/2014 tentang pengumpulan zakat di lingkungan Polri melalui Baznas.

"Untuk pembentukan UPZ di lingkungan Polres Sigi merupakan bagian dari pengelolaan ZIS di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia berdasarkan edaran Kapolri Nomor SE/10/VII/2014 tentang pengumpulan zakat di lingkungan Polri melalui Baznas," katanya.

Ia menilai optimalisasi penghimpunan ZIS dapat meningkatkan potensi zakat sekaligus memperbesar kontribusinya terhadap kesejahteraan sosial. Dana tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat miskin dan kaum dhuafa.

"Harapannya ini bisa mendukung upaya pengentasan kemiskinan dan kemaslahatan umat di Kabupaten Sigi," ujar Kari.

Kari juga menekankan pentingnya membangun budaya berbagi sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, kepedulian tersebut tidak hanya membantu meringankan beban warga, tetapi juga dapat mempererat kebersamaan.

"Kepedulian yang tumbuh diharapkan tidak hanya meringankan beban sesama, tetapi juga memperkuat kebersamaan sebagai salah satu faktor pendukung terciptanya Kamtibmas yang aman dan kondusif," katanya.

Kemiskinan Sigi Terus Menurun

Program penghimpunan ZIS tersebut juga diharapkan dapat mendukung berbagai upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Sigi.

Sumber: