IPKP Perbatasan Naik, BNPP Dorong Pembangunan Makin Tepat Sasaran

IPKP Perbatasan Naik, BNPP Dorong Pembangunan Makin Tepat Sasaran

Juru Bicara BNPP Nadia Mulya.-Foto: BPMI Sekretariat Presiden-

Jakarta, Disway.id - Komitmen pemerintah mempercepat pembangunan kawasan perbatasan negara terus menunjukkan perkembangan positif. Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) mencatat adanya peningkatan Indeks Pengelolaan kawasan perbatasan (IPKP) pada 2026.

Juru Bicara BNPP Nadia Mulya mengatakan pengukuran IPKP tahun ini telah dilakukan terhadap 22 Pusat Pertumbuhan Kawasan Perbatasan. Hasilnya, skor IPKP meningkat dari 0,55 pada 2025 menjadi 0,58 pada 2026.

“Pengukuran IPKP tersebut mencakup 11 kawasan di wilayah darat dan 11 kawasan di wilayah laut dengan meninjau tiga aspek utama, yakni intensitas aktivitas lintas batas, kualitas konektivitas transportasi, serta pertumbuhan ekonomi kawasan,” ujar Nadia dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Menurut Nadia, angka tersebut tidak hanya menjadi indikator capaian pembangunan. Hasil pengukuran juga digunakan untuk memetakan kawasan perbatasan yang telah berkembang serta wilayah yang masih membutuhkan perhatian dan penguatan program.

Data tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih terarah, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di kawasan perbatasan.

BNPP pun mendorong kementerian dan lembaga teknis terkait menggunakan hasil pengukuran IPKP sebagai salah satu rujukan dalam menentukan kebijakan maupun program pembangunan di wilayah perbatasan.

“Perbatasan bukanlah halaman belakang Indonesia, melainkan beranda terdepan negara. Dari beranda inilah Indonesia terus melangkah, mempercepat pembangunan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Nadia.

Sumber: